Gubernur: Metrologi Sangat Penting Bagi Masyarakat

Peletakan Batu Pertama Gedung Metrologi


SAMARINDA - Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak mengatakan pembangunan gedung Kantor dan Workshop UPTD Metrologi Dinas Perindagkop dan UMKM Kaltim diharapkan terlaksana dengan baik. Karena pembangunan parasarana dan sarana UPTD Metrologi memiliki peran penting, agar masyarakat mendapat pelayanan tera atau tera ulang secara maksimal.
“Kegiatan kemetrologian sangat mulia, karena bertujuan  memberikan perlindungan terhadap kepentingan umum atas jaminan kebenaran hasil pengukuran sebagaimana yang diamanahkan Undang-Undang Nomor 2/1981 tentang Metrologi Legal dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen,” kata Awang Faroek pada peletakan batu pertama pembangunan gedung Kantor dan Workshop UPTD Metrologi di Samarinda Seberang, Rabu (27/3).
Menurut Awang, metrologi yang mengurus masalah ukuran, takaran dan timbangan mempunyai tugas dan tanggung jawab cukup berat baik di dunia bahkan di akhirat kelak.
Sesuai amanah  Undang-Undang Nomor 2/1981 tentang Metrologi Legal, urusan metrologi dan pemerintah wajib memberikan perlindungan kepada warga negara atas hak-hak sebagai konsumen terhadap terjadinya kecurangan yang diakibatkan oleh alat ukur, takar dan timbangan yang digunakan oleh pedagang dan pelaku usaha.
“Saya berharap pengelolaan kemetrologian harus lebih profesional, pelayanan harus lebih cepat dan berkualitas serta dapat mengakomodir pelayanan tera dan tera ulang seluruh alat ukur di Kaltim. Terlebih lagi dengan prasarana dan sarana yang cukup lengkap akan memberikan kemudahan kepada para investor yang akan membutuhkan pelayanan tera dan tera ulang,” pesannya.
Pada kesempatan itu, Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag), Bayu Krisnhamukti, mengatakan dengan dibangunnya gedung UPTD Metrologi termegah di Indonesia dan tentunya merupakan suatu dukungan serius dari Pemprov Kaltim pada tertib ukur.
“Tertib ukur kelihatannya sepele tetapi dampaknya luar biasa terhadap kegiatan sosial ekonomi di masyarakat,” kata Wamendag.
Gedung ini nantinya diharapkan bisa menjadi contoh dan tempat pelatihan kemetrologian bukan saja di Kaltim tetapi bisa tingkat Asean, karena  megah dan lokasinya sangat luas.
Sementara itu,  Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kaltim HM Djailani, mengatakan Gedung Kantor UPTD Metrologi dibangun di atas lahan tiga hektare dan merupakan salah satu UPTD Metrologi di daerah yang terbesar di Indonesia.     Pembangunannya dianggarkan lebih dari Rp80 miliar yang dialokasikan dalam APBD Kaltim 2011, 2012 dan 2013.
“Target seluruh bangunan yang ada dapat diselesaikan dengan sempurna pada 2014 dan seluruh aktivitas pelayanan tera dan tera ulang alat UTTP (ukur, takar, timbang dan perlengkapannya) sudah dapat menempati gedung yang baru ini,” ujar Jailani. (sar/hmsprov).

////Foto : Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag), Bayu Krisnhamukti, Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak meletakan batu pertama pembangunan gedung Kantor dan Workshop UPTD Metrologi di Samarinda.(sarjono/humasprov kaltim)
 


 

Berita Terkait
Government Public Relation