Gubernur Ajak Masyarakat Jadi Anggota Perpustakaan

SAMARINDA – Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak mengimbau agar masyarakat Kaltim mendaftarkan diri dan menjadi anggota perpustakaan. Apalagi, Perpustakaan Provinsi Kaltim telah ditunjuk Perpusnas sebagai rujukan dan pilot project pengembangan perpustakaan digital.
“Saya saja sudah menjadi anggota dan masyarakat juga harus menjadi anggota perpustakaan secara online. Karena, perpustakaan yang kita miliki ini memberikan pelayanan secara digital,” kata Awang Faroek Ishak pada Pesta Kaltim Sejuta Buku sekaligus pencanangan Kaltim sebagai Provinsi Gemar Membaca di Badan Perpustakaan Provinsi Kaltim, Jumat (17/5).
Pelayanan digital atau online yang diberikan perpustakaan telah membuahkan prestasi secara nasional. Selain, memperoleh sertifikat  ISO 9001:2008 juga menerima penghargaan Pelayanan Prima karena mampu memberikan pelayanan sistem online.
Menurut Awang, pelayanan yang diberikan melalui sistem online sangat mudah dan cepat, sehingga tidak ada alasan bagi masyarakat untuk tidak menggunakan fasilitas yang disediakan perpustakaan tersebut.
Apalagi, dengan pelayanan online tersebut masyarakat tidak perlu berkunjung ke perpustakaan tetapi cukup mengakses melalui website Badan Perpustakaan Provinsi Kaltim,  maka keperluan pemustaka (masyarakat/anggota) sudah dapat dilakukan.
Lagipula ujar Awang Faroek, saat ini masyarakat sudah melek teknologi informasi  atau IT yang diketahui melalui ponsel maupun fasilitas lainnya. Karenanya, komunikasi melalui fasilitas internet bukan hal  baru bagi masyarakat.
“Kita telah mencanangkan sebagai provinsi gemar membaca. Maka, salah satunya yaitu masyarakat harus mampu memanfaatkan fasilitas perpustakaan secara online untuk mencari koleksi buku atau bahan bacaan secara cepat dan mudah,” jelasnya.
Semakin banyak membaca maka semakin banyak ilmu pengetahuan yang diperoleh serta semakin luas wawasan masyarakat akan sesuatu. Kualitas sumber daya manusia kaltim akan ikut menentukan daya saing daerah.
Perpustakaan merupakan salah satu institusi yang ikut mendukung suksesnya program pendidikan.   Karenanya, Pemprov Kaltim akan segera merelokasi perpustakaan daerah ini ke tempat yang lebih baik dengan kondisi yang lebih luas dan tenang.   
“Kita akan membangun perpustakaan yang lebih representatif  dengan teknologi IT yang lebih memadai. Lahan sudah tersedia dan semoga lembaga legislatif segera menyetujui sehingga pembangunannya segera dilaksanakan,” ungkap Awang Faroek.(yans/hmsprov).

///Foto : Gubernur mewakafkan sejumlah buku. Mulai tahun ini, Pemprov akan memberikan bantuan buku paket buku kepada para pelajar di Kaltim. Tidak ada pelajar yang tidak memiliki buku paket pelajaran.(masdiansyah/humasprov kaltim)
 

Berita Terkait