Kalimantan Timur
Gubernur Apresiasi Kepedulian Masyarakat

Gubernur Kaltim H Isran Noor ketika tampil di TV CNN Indonesia. (dok/humasprov kaltim).

SAMARINDA - Gubernur Isran Noor mengapresiasi kepedulian masyarakat Kaltim dalam upaya bersama menangani pandemi Covid-19. Menurut Gubernur, masyarakat sudah makin paham bahwa pandemi ini memang sangat berbahaya jika tidak ditangani dengan kesadaran bersama.

 

Hal tersebut disampaikan Gubernur Isran Noor saat menjadi narasumber pada Breaking News CNN Indonesia, Selasa (27/7) petang. Ketika itu Breaking News CNN Indonesia juga mengundang Walikota Padang Hendri Septa.

 

"Saya sampaikan bahwa kesadaran masyarakat Kaltim sudah sangat baik. Mereka sudah menghindari kerumunan, bahkan mengingatkan yang lain jika masih ada yang berkerumun," ucap Gubernur Isran dalam acara yang dipandu Rivana Pratiwi tersebut.

 

Demikian juga dalam hal kedisiplinan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan (prokes) 5M. Tak berbeda juga untuk program vaksinasi. Berbagai kegiatan vaksinasi yang dilakukan pemerintah, TNI dan Polri maupun vaksin gotong-royong oleh swasta maupun BUMN/BUMD selalu ramai peminat.

 

Bahkan tidak sedikit masyarakat sudah bersiap mendaftar, tapi ketersediaan vaksin justru tidak mencukupi. Prinsipnya kata Isran, Kaltim selalu taat dengan kebijakan pusat dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di 8 kabupaten dan kota, serta PPKM Level 3 untuk Kabupaten Mahakam Ulu dan Paser.

 

"Dengan usaha bersama, yakin kita bisa. Ekonomi akan segera pulih kembali. Dan kalau kasus positif bisa terus kita kurangi, maka PPKM pasti juga akan berakhir. Kita harus berupaya dan terus berdoa tentunya," yakin Isran.

 

"Terima kasih doanya. Amin," tutup Gubernur Isran Noor menjawab doa yang disampaikan sang anouncer, Rivana Pratiwi agar Covid-19 segera berlalu dari Kalimantan Timur.

 

Sementara itu, sekitar satu jam kemudian, tepat pukul 20.00 Wita, Gubernur Isran Noor kembali mendapat kesempatan secara nasional sebagai narasumber pada Dialog Indonesia Bicara membahas Penerapan PPKM di Luar Jawa-Bali yang ditayangkan TVRI Nasional..

 

Pada gelaran yang dipandu Maya Karim ini juga ditampuilkan Bobby Nasution (Walikota Medan), Mahyeldi (Gubernur Sumatera Barat) dan Kombes Pol Harry Golden Hart (Kabid Humas Polda Kepri).

 

Isran mengatakan, pada prinsipnya selama penerapan PPKM, masyarakat wajib taat protokol kesehatan (Prokes) dan cara itu menjadi utama bagi masyarakat.  (sul/jay/ri/humasprovkaltim)

Berita Terkait