Gubernur Apresiasi Kinerja Dishub dan TNI/Polri

Gubernur Awang Faroek Ishak

SAMARINDA - Suasana bulan suci Ramadhan hingga tibanya Idul Fitri 2018 (1 Syawal 1439 Hijriah) bahkan pasca lebaran situasi dan kondisi di seluruh Kaltim berlangsung aman damai. Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak menyampaikan terima kasih Pemprov dan masyarakat kepada aparat kepolisian/TNI, instansi perhubungan dan  pihak terkait lainnya. “Aparat terkait saling bantu dan memberikan dukungan, sehingga seluruh daerah di Kaltim selama Ramadhan dan lebaran dalam kondisi yang kondusif,” katanya, Senin (18/6).

Kondusifitas terjaga, lanjutnya terbukti selama kegiatan ibadah di masjid, musholla, sekolah/madrasah, pondok pesantren maupun majelis taklim berjalan dengan baik. Begitu juga perjalanan pulang kampung (mudik/balik lebaran) baik jalur darat, sungai, danau, laut dan udara terlaksana serta terjaga secara baik.

Menurut dia, terciptanya situasi yang kondusif tersebut berkat adanya saling dukung dan terbangunnya sinergi lintas sektor serta keterlibatan masyarakat. “Kondisi yang aman dan damai tidak akan terpelihara dengan baik apabila tanpa adanya dukungan dan keterlibatan seluruh komponen terkait terlebih masyarakat,” tegasnya.

Sebab ungkap Awang, jumlah aparat dari jajaran kepolisian, TNI maupun dinas perhubungan serta instansi terkait lainnya masih terbatas. Apalagi ujarnya, kalau dibandingkan dengan luasan wilayah, kondisi geografis dan jumlah penduduk Kaltim yang tersebar di 10 kabupaten dan kota.

Gubernur mengakui kalau terjadi permasalahan jalur transportasi untuk arus mudik/balik lebaran juga kamtibmas tetapi sigap ditangani aparat sehingga tidak mengganggu masyarakat. “Jumlah aparat kita terbatas sehingga belum maksimal. Namun berkat sinergitas serta dukungan dan keterlibatan komponen masyarakat sehingga Kaltim tetap kondusif,” jelasnya.

Selain itu, pelaksanaan ibadah umat Islam selama Ramadhan hingga Idul Fitri penuh makna dan hikmah berkat keadaan yang aman dan damai. “Situasi demikian perlu terus kita pertahankan. Terlebih lagi kita sudah masuk tahun politik untuk pemilihan kepala daerah (pilkada) atau Pilgub Kaltim, Pileg dan Pilpres 2019,” harap Awang Faroek. (yans/sul/humasprov)

Berita Terkait
Government Public Relation