Gubernur: Ayo Kerja, Kerja, Kerja

Gubernur: Ayo Kerja, Kerja, Kerja 

 

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak mengajak seluruh masyarakat Kaltim untuk melaksanakan slogan yang diinstruksikan Presiden Joko Widodo (Jokowi), yakni ”Ayo kerja..kerja..kerja”.

Komitmen ini bukan hanya untuk pegawai Pemprov Kaltim maupun Pemerintah Kabupaten/Kota se Kaltim, tetapi juga harus dilakukan para petani, buruh hingga nelayan yang ada di daerah.

“Apa yang dirasakan masyarakat saat ini adalah berkat pendahulu kita yang telah bekerja dengan baik. Di usia Kaltim mencapai 58 tahun tentu telah banyak perubahan yang telah dilakukan pemerintah provinsi termasuk dilakukan masyarakat, sehingga pembangunan terus meningkat. Apa yang dirasakan masyarakat saat ini Pemprov Kaltim tidak mengklaim bahwa berkat kerja kami, tetapi semua itu berkesinambungan. Jadi, wajar ke depan, jika pembangunan ingin sukses, maka seluruh masyarakat dapat meningkatkan kinerja, sesuai komitmen bersama, kerja..kerja..kerja,” kata Awang Faroek Ishak di acara ”Gubernur Menyapa RRI” di Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (23/4).

Menurut dia, komitmen ini juga bukan hanya untuk petani hingga nelayan, tetapi juga pengusaha di Kaltim. Ke depan jangan adalagi masyarakat yang tidak bekerja atau malas kerja. Dengan demikian, Gubernur yakin jika kebersamaan itu dibangun dengan baik, Kaltim akan maju di masa akan datang.

Bahkan, seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) harus meningkatkan kinerja, bukan hanya dilakukan SKPD tertentu saja. Misal Dinas Pertanian Tanaman Pangan maupun Perikanan, tetapi SKPD Dinas Pendidikan maupun terkait menangani infrastruktur juga harus meningkatkan kinerja.

“Saya yakin dengan cara demikian, ke depan Kaltim akan lebih maju. Bahkan ke depan Kaltim bisa menjadi provinsi yang unggul di semua bidang. Apalagi, saat ini saja kita bisa unggul dari pada provinsi yang lain. Mudah-mudahan ke depan pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah dapat terselesaikan,” jelasnya.

Dari Gubernur Menyapa RRI, Gubernur juga menerima pesan singkat dari warga Muara Badak yang bertanya mengapa lampu jalan poros Muara Badak tidak ada terpasang, yang dikhawatirkan banyak korban kecelakaan lalulintas ketika melintasi jalan poros Muara Badak. Padahal Muara Badak memiliki perusahaan migas terbesar, yakni PT Vico.

Kemudian ada pesan singkat yang disampaikan kepada gubernur yang mengharapkan Pemprov Kaltim menyelesaikan pembangunan Jembatan Mahkota II dan Jembatan Kembar selama kepemimpinan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak dan Wagub Mukmin Faisyal.

“Apa yang disampaikan masyarakat tadi akan kami lakukan. Hanya saja, kita semua itu bertahap dan kami berkomitmen selama periode saya pembangunan infrastruktur, baik Jembatan Mahkota II maupun  Bandara Samarinda Baru dapat tuntas,” jelasnya.

Selain pembangunan infrastruktur, pembangunan peningkatan pangan juga perlu dilakukan, karena itu sektor pertanian dan perikanan serta perkebunan terus ditingkatkan. Caranya memberikan bantuan alat pertanian serta pupuk kepada petani, agar pembangunan pangan di Kaltim terus meningkat. (jay/hmsprov)      

//Foto: Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak menjawab pertanyaan wartawan usai acara ”Gubernur Menyapa RRI”. (fajar/humasprov kaltim).

 


 

Berita Terkait