Gubernur: Bentuk Toleransi dan Kekerabatan Umat Beragama

MTQ ke-35 Provinsi Kaltim di Provinsi Kaltara


MALINAU – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-35 Tingkat Provinsi Kaltim di Kabupaten Malinau Kalimantan Utara digelar secara resmi sejak 13-19 Mei. Pembukaan MTQ dilakukan  Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak dan dihadiri Pj Gubernur Kaltara,  H Irianto Lambrie.
Menurut Awang Faroek, MTQ di Kabupaten Malinau terselengggara berkat dukungan berbagai penganut agama baik Kristen, Katholik, Hindu dan Budha serta berbagai etnis berbeda lainnya di  Malinau dan sekitarnya.
“Sukses penyelenggaraan even umat Islam ini bisa terwujud berkat  dukungan masyarakat Malinau. Warga di sini mampu menunjukkan toleransi dan kekerabatan antar umat beragama yang sangat kokoh,” ujar Awang Faroek pada Pembukaan MTQ ke-35 Kaltim di Stadion Utama Malinau, Senin (13/5).
MTQ ke-35 tingkat provinsi di Kabupaten Malinau merupakan yang pertamakali sekaligus yang terakhir diselenggarakan untuk Provinsi Kaltim. Karena kabupaten ini sudah menjadi bagian dari Provinsi Kaltara yang baru saja terbentuk dan diresmikan.
Meskipun Provinsi Kaltara sudah terbentuk ujarnya, namun masyarakat kedua daerah senantiasa merasa dekat karena pada dasarnya hubungan antara Kaltim dan Kaltara itu ibarat orangtua dengan anak yang tidak mungkin dihapus dalam cacatan sejarah.
Jalinan silaturrahmi yang terajut dalam MTQ ini senantiasa diingat dan sangat berkesan sepanjang hayat. Upaya yang dilakukan Pemkab Malinau, panitia dan semua pihak maupun partisipasi masyarakat yang sangat luar biasa akan dikenang sepanjang masa.
“Saya sangat bangga dan memberi apresiasi sangat tinggi atas dukungan pemerintah dan masyarakat Malinau, sehingga MTQ dapat dilaksanakan. Semoga dengan berkah Al Qur’an, masyarakat senantiasa dalam kedamaian, ketenangan dan kesantunan serta kekerabatan yang kokoh,” harap Awang Faroek Ishak.
Sementara itu Pj Gubernur Kaltara H Irianto Lambrie mengemukakan kreativitas nasional kebangsaan dan spiritualitas menjadi cahaya masyarakat Kaltim yang merupakan tema penyelenggaraan MTQ ke-35 Kaltim kali ini sangat tepat.
“Khususnya dalam upaya bersama untuk meningkatkan kualitas kehidupan umat beragama sehingga  mencapai kehidupan harmonis dan saling menghargai. Hal ini ditunjukkan Pemkab  Malinau mampu melaksanakan kegiatan musabaqah atas dukungan penuh dari Pemda, swasta, TNI/Polri, pemuda, wanita, tokoh dan pemuka masyarakat, serta seluruh lapisan masyarakat Malinau dan sekitarnya," ujar Irianto Lambrie.
Sedangkan Ketua Panitia MTQ ke-35 yang juga Bupati Malinau Yansen TP menyebutkan MTQ kali ini diikuti 1.300 peserta terdiri dari kafilah 14 kabupaten/kota se-Kaltim dan Kaltara, dewan hakim, panitera dan official/pendamping kafilah.
“Selama penyelenggaraan MTQ di kabupaten Malinau para peserta/kafilah diinapkan di rumah-rumah penduduk (home stay) sebanyak 30 rumah serta disiapkan puluhan hotel, penginapan dan losmen, sehingga peserta dapat membaur dengan masyarakat Malinau,” jelas Yansen TP.
Usai penekanan tombol sirine oleh Gubernur Awang Faroek Ishak didampingi Pj Kaltara H Irianto Lambri, Ketua I LPTQ Kaltim HM Kusasi, Bupati Malinau Yansen TP dan Ketua DPRD Kaltim H Mukmin Faisal dilakukan penyerahan piala bergilir MTQ oleh Gubernur Kaltim kepada Bupati Malinau.
Tampak hadir Walikota Balikpapan Rizal Effendi, Walikota Tarakan Udin Hianggio, Bupati Bulungan Budiman Arifin, Wabup Kutim Ardiansyah Sulaiman, Wabup Paser Mardikansyah Marhat, Wabup Kukar HM Gufron serta Wabup KTT Markus dan Asisten Setkot Samarinda Ridwan Tassa. (yans/hmsprov).

////Foto : Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak menyerahkan piala bergilir MTQ ke-35 kepada Bupati Malinau Yansen TP untuk selanjutnya diperebutkan pada ajang tahunan tersebut.(syaiful/humasprov kaltim)
 


 
 

Berita Terkait
Government Public Relation