Gubernur Bertekad Wujudkan Kaltim Sebagai Smart Province

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kaltim dibawah kepemimpinan Gubernur Awang Faroek Ishak akan segera mewujudkan Benua Etam menjadi Smart Province (provinsi cerdas). Menurut Awang, pemerintah harus mampu memanfaatkan kemajuan dan kecanggihan teknologi informasi untuk aplikasi digital dalam memaksimalkan pelayanan. “Teknologi informasi harus memberikan manfaat bagi masyarakat dan kita akan launching Kaltim sebagai Smart Province pada peringatan HUT  tahun depan,” katanya saat menerima manajemen PT Woolu Aksara Raya dan PT Indosat, pekan lalu.

Aplikasi digital yang akan dikembangkan lanjutnya, berupa iKaltim dan dapat diakses masyarakat terlebih jajaran satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lingkungan Pemprov Kaltim. Pemanfaatan atau pola pengaksesan dapat dilakukan melalui telepon pintar (android) maupun media online (internet) mencakup informasi menjangkau seluruh wilayah Kaltim. Selain itu, masyarakat juga dapat mengetahui berbagai informasi terkait kebijakan maupun pelaksanaan dan capaian pembangunan yang sedang dilaksanakan.

Guna memudahkan penerapan di lapangan Gubernur Kaltim telah menunjuk Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim sebagai instansi teknisnya. Namun demikian, tahap awal penerapan iKaltim akan digunakan untuk mengakses informasi pada perpustakaan digital. Setelah itu baru dilanjutkan untuk kegiatan pemerintahan. “Saya ingin pada Januari 2017 sudah dapat digunakan untuk kegiatan pemerintah. Jadi bukan hanya perpustakaan digital. Kita akan undang Menteri Pendidikan untuk meresmikan Kaltim sebagai Smart Province,” harap Awang Faroek Ishak.

Dia menambahkan khusus pelayanan perpustakaan berbasis digital tentunya masyarakat, pelajar dan mahasiswa cukup membuka aplikasi iKaltim melalui android  maka sudah dapat memperoleh pelayanan perpustakaan. (yans/sul/es/humasprov)

Berita Terkait