Gubernur: Buat Rencana Aksi Untuk Pembinaan Bibit Muda Potensial

Disdik dan KONI Tandatangani Kesepakatan Bersama

SAMARINDA – Meningkatkan prestasi generasi muda Kaltim di bidang olahraga baik tingkat nasional maupun internasional, Pemprov melalui Dinas Pendidikan Kaltim melakukan penandatanganan kesepakatan bersama dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim.

Penandatanganan tersebut dilakukan Kepala Dinas Pendidikan Kaltim Musyahrim dan Ketua Umum KONI Kaltim Zuhdi Yahya disaksikan Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak beserta jajaran pengurus KONI Kaltim, di ruang rapat Kantor Gubernur, Jumat (20/6).

Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak menyambut baik penandatanganan kesepakatan bersama ini, sebagai impelementasi dari tekad bersama dalam rangka menyiapkan bibit-bibit muda potensial sebagai bagian dari pembinaan atlit sejak dini di Kaltim.

“Betapa pentingnya menyiapkan generasi muda untuk meningkatkan prestasi olahraga kita. Kerjasama yang sangat baik ini harus diwujudkan secara nyata. Untuk lebih konkritnya, kedua belah pihak hendaknya dapat membuat rencana aksi kerjasama untuk pembinaan atlit-atlit muda dalam rentang waktu 2015-2018,” kata Awang Faroek.

Menurut dia, program kerjasama harus disusun lebih detail lagi, karena anak didik tidak hanya ada ada di Samarinda, melainkan di kabupaten/kota. Untuk itu, bibit-bibit muda potensial dari semua even baik tingkat daerah, regional, nasional dan internasional harus dibina secara khusus melalui kerjasama ini.

Selain itu, lanjut dia, tidak hanya dari Dinas Pendidikan maupun KONI Kaltim, melainkan kabupaten/kota juga harus mengalokasikan anggaran untuk pembinaan olahraga. Sebagai contoh, di setiap desa ataupun kecamatan harus memiliki lapangan sepakbola ataupun fasilitas olahraga lainnya.

“Sasaran antara program ini adalah Porprov di Samarinda. Sedangkan untuk PON XIX di 2016 target kita adalah tetap mempertahankan posisi lima besar dan jika bisa merebut kembali posisi tiga besar seperti ketika kita menjadi tuan rumah pada 2008 lalu, atau tetap menjadi yang terbaik di luar Pulau Jawa. Hal itu sangat mungkin karena kita memiliki potensi untuk itu,” urainya.

Awang Faroek meminta kepada jajaran KONI Kaltim, setelah kerjasama dengan Dinas Pendidikan, agar segera melakukan kerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dispora). Karena, sebut dia, di Dispora ada Sekolah Khusus Olahraga Internasional (SKOI), yang merupakan wadah pembinaan atlit berprestasi di Kaltim.

Sementara Ketua KONI Kaltim Zuhdi Yahya mengatakan kerjasama ini merupakan strategi pembinaan atlit muda di Kaltim, dimana KONI dan Dinas Pendidikan dapat saling menunjang dalam meningkatkan prestasi generasi muda di bidang olahraga.

Adapun kerjasama yang disepakati antara lain meliputi penelusuran bakat, pembibitan dan pembinaan sejak usia dini, serta tenaga olahraga dengan kegiatan pelatihan peningkatan pemahaman ilmu keolahragaan yang didasari oleh aturan yang berlaku. (her/sul/es/adv)

////FOTO : Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak memberi ucapan selamat kepada Ketua Umum KONI Kaltim Zuhdi Yahya dan Kepala Dinas Pendidikan Kaltim Musyahrim usai penandatangan kesepakatan bersama.(johan/humasprov)

 

Berita Terkait
Government Public Relation