Gubernur: Dirasakan pada 2050

Kaltim Dorong Peningkatan SDM Berdaya Saing


BALIKPAPAN - Pemprov Kaltim terus mendorong upaya-upaya yang mengarah pada peningkatan sumber daya manusia (SDM) untuk menciptakan kader-kader berprestasi dan berdaya saing tinggi untuk masa depan daerah yang lebih baik.
"Salah satu upaya yang dilakukan Pemprov Kaltim adalah menyiapkan beasiswa bagi warga Kaltim yang setiap tahun bisa dinikmati sekitar 30.000 pelajar, mahasiswa, guru, perawat dan lain-lain untuk jejang pendidikan dasar, menengah, S1, S2 dan S3," kata Gubernur Kaltim, Dr H Awang Faroek Ishak pada peringatan Hari Lahir Muslimat NU ke-67, di Balikpapan, Sabtu (20/4).
Dia menyebutkan, hingga kini penerima beasiswa Cemerlang (Cerdas Merata dan Generasi Gemilang)  sudah mencapai 150 ribu orang dan hal itu terus dilanjutkan untuk mempercepat peningkatan SDM Kaltim yang berdaya saing.
Kendati demikaian, Awang mengatakan apa yang dilakukan saat ini tidaklah bisa dirasakan sekarang juga, terutama yang terkait soal peningkatan SDM. Namun apa yang dilakukan saat ini adalah upaya untuk mempersiapkan Kaltim pada 2045 hingga 2050 ke depan.
Seiring dengan menipisnya sumber daya alam Kaltim, daerah ini harus bersiap untuk membangun daerah dengan mengandalkan SDM andal, sehingga daerah ini terus maju dan rakyatnya kian sejahtera.
Sejumlah SDM yang kita bangun saat ini adalah untuk menyiapkan Kaltim ke depan, seiring dengan program pembangunan daerah yang berkelanjutan dengan memanfaatkan potensi daerah, yakni pertanian dalam arti luas.
Selain SDM yang kita siapkan, Kaltim juag terus mendorong terciptanya kegiatan usaha pertanian yang mampu membuka lapangan kerja dan kemandirian masyarakat, terutama dalam soal pemenuhan kebutuhan pangan.
Upaya itu dengan membuka program kredit melalui Bank Pembangunan Daerah untuk kegiatan usaha perikanan, peternakan, perkebunan dan tanaman pangan. Karena itu, Awang menawarkan kepada sejumlah koperasi atau lembaga usaha yang dimiliki Muslimat NU maupun NU Kaltim bisa memanfaatkan programn tersebut.
"Pemerintah sudah memberikan jalan, terkait pembiayaan usaha, tinggal masyarakat yang kita tunggu, termasuk jajaran NU dan Muslimat NU untuk memanfaatkan kesempatan ini, sehingga bersama-sama membangun ekonomi daerah ke arah yang lebih baik.
Selanjutnya Kaltim juga terus menggenjot peningkatan sarana infrastruktur sehingga pada saatnya nanti, Kaltim akan memiliki SDM berdaya saing tinggi dan kekuatan ekonomi yang berasal dari kegiatan usaha pro rakyat yang mampu menciptakan lapangan kerja luas serta sarana infrastruktur memadai.
Namun, Awang mengingatkan kemajuan besar yang diharapkan Kaltim di masa depan itu, harus dibangun sejak saat ini dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk warga NU.
"Apa yang kita lakukan saat ini, belum tentu kita rasakan saat ini, tetapi akan dirasakan dan dinikmati di masa datang. Bahkan kita yang merintis saat ini belum tentu melihat apalagi mersakan kemajuan yang kita cita-citakan untuk anak cucuk kita di masa depan," kata Awang Faroek.
Sementara itu, Ketua Muslimat NU Kaltim, Hj Siti Aminah dalam kesempatan itu, mengatakan peringatan Hari Lahir Muslimat NU ke-67 ini, dihadiri oleh seluruh elemen, baik di lingkungan pengurus besar NU  Kaltim dan sejumlah tokoh di daerah ini.
"Hal ini membuktikan Muslimat NU dan seluruh elemen yang selama ini berjuang untuk kebesaran NU terus bersatu untuk keutuhan organisasi dan kedamaian Kaltim, serta bertekad mempertahankan NKRI  sebagai harga mati," tegasnya.
Dia juga mengajak seluruh anggota Muslimat NU dan seluruh elemen lainnya di NU Kaltim untuk terus mendukung dan mendorong terciptanya sumber daya manusia yang berdaya saing tinggi dengan meningkatkan pengabdian masyarakat melalui kegiatan sosial dan pendidikan di daerah ini.
Sedangkan Ketua Panpel Peringatan Harlah Muslimat NU ke-67, Hj Kasriyah mengatakan, peringatan tersebut dihadiri lebih dari  5.000 orang dan dimeriahkan dengan pergelaran 2.189 tabuhan gendang rebana.
Sejumlah tokoh yang hadir dalam peringatan Muslimat NU yang dihadiri 5.000 orang itu,  antara lain Ketua Umum Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa yang juga bertindak sebagai penceramah, Wakil Gubernur H Farid Wadjdy, Ketua DRPD Kaltim, H Mu'min Faisyal, Ketua PW NU Kaltim, HM Rasyid dan Walikota Balikpapan, H Rizal Effendy (santos/hmsprov).

///Foto : Gubernur Kaltim, Dr H Awang Faroek Ishak bersama sejumlah anggota Muslimat NU saat menghadiri peringatan Hari Lahir Muslimat NU ke-67.(hairil/humasprov kaltim)


 

Berita Terkait
Government Public Relation