Gubernur Dukung Pengembangan Kampung KB

Gubernur Awang Faroek Ishak menandatangani MoU terkait pengembangan program KKBPK di Kaltim. (seno/humasprov kaltim)

 

Gubernur Dukung Pengembangan Kampung KB

 

SAMARINDA – Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sudah menjadi program prioritas pembangunan daerah yang dicanangkan Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak. Menurut dia, pembangunan SDM yang berkualitas dapat diwujudkan dan harus dimulai dari lingkup terkecil yakni keluarga. Oleh karena itu,  ujarnya, program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga (KKBPK) dari BKKBN harus didukung dan digalakkan.

 

"Saat ini BKKBN telah menggalakkan program Kampung KB. Ini harus kita dukung terutama dalam upaya menciptakan SDM berkualitas yang dimulai dari lingkup keluarga," katanya usai penandatanganan MoU Pemprov Kaltim dengan Perwakilan BKKBN Kaltim di Auditorium BPD Kaltim, Rabu (19/7). Awang menjelaskan pemprov terus berupaya meningkatkan daya saing daerah dengan terciptanya SDM terampil dan profesional serta siap menghadapi persaingan pasar bebas.

 

Keluarga-keluarga itu lanjutnya, berada di daerah-daerah bahkan kecamatan dan kelurahan hingga desa atau kampung. Apalagi ungkapnya, program Kampung KB merupakan program nasional yang digelontorkan Presiden Joko Widodo dalam upaya meningkatkan kualitas dan kapasitas keluarga di desa-desa atau kampung-kampung sesuai semangat membangun negeri dari pinggiran.

 

"Saya berharap para kepala daerah baik bupati maupun walikota serta pemangku kepentingan termasuk swasta untuk bersama-sama menyukseskan program KKBPK dengan menggalakkan Kampung KB," harapnya. Sementara itu Kepala Perwakilan BKKBN Kaltim Eli Kusnaeli menyebutkan sesuai target dari BKKBN Pusat dan Kemendagri minimal setiap kecamatan satu kampung KB.

 

"Hingga saat ini di Kaltim sudah terbentuk 47 Kampung KB dan ditarget  hingga Desember 2017 diupayakan dibentuk 109 Kampung KB," ujar Eli Kusnaeli. Dia menambahkan Kaltim menjadi miniatur penggarapan program KKBPK yang terintegrasi di berbagai sektor pembangunan, sehingga mempercepat proses pembangunan menuju keluarga kecil, berkualitas dan bahagia sejahtera. (yans/sul/humasprov)

Berita Terkait
Government Public Relation