Gubernur Dukung Pengembangan Kawasan Budaya Bernama Ruang Budaya Indonesia Mini

Gubernur Isran Noor menerima kunjungan Lembaga Adat Dayak Kaltim (syaiful/humasprovkaltim)

Terima Jajaran Lembaga Adat Dayak Kaltim

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor menerima kunjungan Lembaga Adat Dayak Kaltim (LADK) dipimpin ketuanya Yahya Ubay. Maksud bertemu Gubernur untuk menyampaikan rencana LDAK membuat satu kawasan budaya di wilayah Samarinda Utara. Tidak jauh dari areal PT Lanna Harita dengan luas lahannya sekitar 5 hektar.

"Di awal kami akan isi dengan seni dan budaya Banjar, Kutai, Dayak (Bakuda). Kami hanya pelopor. Selanjutnya, semua suku kita harapkan bergabung di kawasan budaya itu," kata Yahya Ubay.

Gubernur Isran Noor menangkap niat baik ini. "Perencanaan harus detail. Tidak usah buru-buru, tapi terarah. Kalau bisa 100 sampai 200 hektar, jangan cuma 5 hektar," kata Isran.

Gubernur berharap pemilihan nama tempat besar ini juga harus tepat. Jangan hanya untuk suku tertentu. "Kalau saya, lebih baik namanya Ruang Budaya atau Miniatur Indonesia. Yang jelas saya tangkap niat baiknya. Bagus ini," ucap Isran.

Kehadiran kawasan budaya ini diharapkan sangat tepat untuk merawat kedamaian di Bumi Etam, Kalimantan Timur. (sul/her/yans/fat/humasprov kaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation