Gubernur Ingatkan Konsultan Harus Melibatkan Diri

Foto : Adi Suseno

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor membuka Rapat Kerja Provinsi IX Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) Kalimantan Timur di Hotel Selyca Mulia Samarinda, Sabtu (14/3/2020) pagi. 

 

Rakerprov IX Inkindo Kaltim kali ini mengangkat tema "Penguatan peranan dari keterlibatan konsultan Kalimantan Timur dalam pembangunan ibu kota negara".

 

Gubernur Isran Noor mengingatkan momentum pemindahan pusat pemerintahan NKRI ke Kaltim harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Karena ibu kota negara baru Indonesia di Kalimantan Timur adalah milik bangsa Indonesia dan masyarakat internasional. Untuk itu, tingkatkan kapasitas, kemampuan dan pengetahuan menjadi orang yang bisa bermanfaat dalam pembangunan ibu kota ini. 

 

"Termasuk anggota-anggota Inkindo ini. Harus melibatkan diri secara aktif, jangan menunggu untuk dilibatkan. Semoga dalam Rakerprov ini memunculkan formula dan rumusan-rumusan yang nanti bisa memberikan bimbingan serta saran atau sejenisnya kepada anggota dan pemerintah kabupaten dan kota di Kalimantan Timur terkait pembangunan di daerah," harap Isran.

 

Ketua DPP Inkindo Kaltim Arie Sofanie mengungkapkan Rakerprov kali ini diikuti sekitar 140 anggota yang berasal dari seluruh wilayah Kalimantan Timur. 

 

"Inkindo pernah memiliki hampir 400 anggota. Puncaknya pada 2015. Setelah itu seiring merosotnya pertumbuhan ekonomi Kaltim, maka keanggotaan Inkindo menurun pula. Karena memang sangat tergantung dengan sumber dana APBD," ungkap Arie. 

 

Tampak hadir, Ketua Umum DPN Inkindo Peter Frans, Deputi bidang Pemantauan, Evaluasi dan Pembangunan Bappenas Taufik Hanafi, DPP Inkindo se Kalimantan dan Jawa Timur dan Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Kaltim Heru Cahyono. (her/yans/humasprovkaltim).

Berita Terkait
Government Public Relation