Kalimantan Timur
Gubernur Isran Ikuti Rakornas Penegakan Disiplin Prokes

Foto: Yuvita Indrasari

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor bersama jajaran Forkopimda dan perangkat daerah terkait mengikuti Rapat Koordinasi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan dan Penanganan Covid-19 Di Daerah secara virtual, dari ruang serba guna Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Ahad (31/1) malam. 

 

Rakor dipimpin Menko Maritim dan Investasi Luhut B Panjaitan, dengan sejumlah paparan terkait perkembangan penanganan Covid-19 secara nasional dari Mendagri Tito Karnavian, Menkes Budi Gunadi Sadikin, Menteri Agama Yaqut Qolil Qoumas, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. 

 

Dalam arahannya, Menko Maritim dan Investasi Luhut B Panjaitan mengatakan dalam penanganan Covid-19 di daerah dengan tingkat penularan yang tinggi, seluruh aparat terkait harus berperan aktif dalam upaya membangun dan meningkatkan kesadaran masyarakat. Dan jika dengan instruksi tidak dihiraukan maka tindakan tegas harus dilakukan, karena ini untuk kebaikan semua. 

 

"Kita harus waspada virus Covid-19 varian baru yang sudah bermutasi. Penurunan mobilitas harus mencapai 30-40 persen untuk mengendalikan penambahan kasus, dibarengi dengan penegakan disiplin protokol kesehatan. Serta penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di beberapa daerah dengan tingkat penularan tinggi," jelas Luhut. 

 

Menanggapi arahan dari Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional tersebut, Gubernur Isran Noor menyatakan siap untuk menjalankannya di Kaltim. Tentunya dengan dukungan seluruh pihak terkait, terutama masyarakat Benua Etam. 

 

"Saya ikuti saja aturan dari pusat," ucap Isran singkat saat diberikan kesempatan berbicara dalam rakor tersebut. 

 

Kemudian, Gubernur Isran Noor menyerahkan pelaporan kondisi terkini Kaltim dalam penanganan Covid-19 kepada Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto. Dalam laporannya, diakui sejak Desember 2020, peningkatan kasus terkonfirmasi di Kaltim cukup tinggi. 

 

"Ada beberapa klaster, khususnya di pertambangan. Tetapi kami terus berkoordinasi dan melakukan aksi dengan aparat terkait untuk menurunkan angka penularan Covid-19 di wiayah Kaltim," jelasnya. 

 

Hadir, Danrem 091/ASN Brigjen TNI Cahyo Suryo Putro, Sekda Prov Kaltim HM Sa'bani, Wakajati Kaltim Bambang Bachtiar, Kepala Kanwil Kemenag Kaltim Sofyan Noor, Kepala BPBD Yudha Pranoto, Kepala Satpol PP Gede Yusa dan Kepala Biro Kesemra Setda Prov Kaltim Andi M Ishak. (her/ri/humasprovkaltim).

Berita Terkait