Gubernur: Jaga Terus Kedamaian untuk Kaltim

Perayaan Natal Bersama di Balikpapan

BALIKPAPAN – Gubernur  Kaltim, Dr H Awang Faroek Ishak memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh masyarakat, khususnya Umat Kristiani dan Katholik di Kota Balikpapan  yang konsisten menunjukkan toleransi dan kerukunan hidup sehingga  kedamaian di Bumi Etam tercipta dengan sangat baik. Kondusifitas merupakan modal penting untuk membangun daerah.

Penegasan itu disampaikan Gubernur Awang Faroek saat menghadiri Perayaan Natal Bersama Umat Kristiani dan Katholik se-Kota Balikpapan di Stadion Persiba Balikpapan, Selasa (28/1).

Gubernur juga memberikan pujian, sebab untuk pertama kalinya, gelaran perayaan natal dilakukan secara bersama-sama antara Umat Kristiani dan Katholik. Kegiatan ini pun digelar dalam koordinasi dan dukungan yang sangat baik  antara jajaran Kodam VI Mulawarman dan Polda Kaltim.

            “Saya memberikan apresiasi, karena Umat Kristiani dan Katholik bisa menggelar Perayaaan Natal secara bersama-sama dengan dukungan penuh jajaran TNI dan Polri. Kota Balikpapan bisa menjadi best practice bagi daerah lain di Kaltim,” puji Gubernur Awang Faroek disambut aplaus ribuan Umat Kristiani dan Katholik yang memadati Stadion Persiba Balikpapan.

            Kepada seluruh seluruh Umat Kristiani dan Katholik, Gubernur Awang Fareok mengajak agar dapat memanfaatkan momentum Perayaan Natal ini untuk meningkatkan kualitas keimanan dan pengabdian demi kebaikan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Momentum Perayaan Natal ini juga diharapkan dapat menggugah kesadaran setiap umat untuk berbuat dan memberikan karya terbaik bagi sesama, khususnya untuk  mengisi pembangunan daerah.

            Gubernur Awang Faroek menambahkan, kondusifitas daerah yang tercipta dengan sangat baik secara langsung akan mendorong sukses upaya membangun Kaltim untuk semua.

Salah satunya adalah laju investasi yang sangat tinggi. Investor tentu sudah memperhitungkan, Kaltim yang  sangat kondusif dengan berbagai potensi sumber daya alamnya yang luar biasa sangat potensial untuk berinvestasi.

            Kaltim juga mendapat pengakuan dari sejumlah lembaga nasional dan internasional terkait hal tersebut. Terbaru adalah hasil penelitian National University of Singapore (NUS) yang menyebutkan Kaltim berada pada urutan ketiga secara nasional untuk urusan daya saing daerah (competitive ness), setelah Provinsi DKI Jakarta dan Jawa Timur.

            “Daya saing kita sangat bagus salah satunya karena kita mampu menjaga kedamaian dan kondusifitas daerah ini dengan sangat baik. Stabilitas daerah menjadi indikator yang sangat penting,” tegas Awang, lagi-lagi disambut aplaus meriah ribuan Umat Kristiani dan Katholik.

            Pada akhir sambutan, Gubernur Awang Faroek mengajak warga Balikpapan bersama, Pemkot dan DPRD Balikpapan  agar terus berupaya menjaga kondisi damai dan stabilitas daerah agar Balikpapan dan Kaltim dapat tumbuh dan terus berkembang menjadi kota dan provinsi yang lebih maju dan sejahtera di masa depan.  

            “Mari terus ciptakan kedamaian di Kota Balikpapan dan Kaltim. Hadirkan damai mulai dalam diri, keluarga dan lingkungan sekitar kita. Jika kita mampu berdamai dengan diri, damai dalam keluarga dan lingkungan, saya sangat yakin, Kaltim akan lebih baik lagi ke depan,” pungkas Awang.

            Kehadiran Gubernur Awang Faroek pada perayaan ini mendapat sambutan dan pujian dari Umat Kristiani dan Katholik. Wali Kota Balikpapan Rizal Efendi pun menyampaikan kehadiran gubernur sebagai bukti kecintaan Gubernur Awang Faroek terhadap masyarakat Balikpapan.

            “Terima kasih kepada Bapak Gubernur yang secara khusus datang ke Balikpapan, mudah-mudahan Bapak Gubernur selalu diberikan kesehatan dan selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Kuasa,” ucap Rizal.

            Perayaan Natal bersama yang mengangkat tema “Datanglah Raja Damai” itu dihadiri Kapolda Kaltim Irjen Dicky A Totoy, Kolonel Donald Sitorus, mewakili Pangdam VI Mulawarman.(sul/hmsprov).

Foto: Gubernur Kaltim, Dr H Awang Faroek Ishak bersama Kapolda Kaltim Irjen Dicky D Atotoy pada perayaan Natal Bersama. (rosihan/humasprov kaltim) 

Berita Terkait