Gubernur Kaltim Berharap Atlet Tidak Terbuai Usai Dapat Bonus

Gubernur Kaltim Berharap Atlet Tidak Terbuai Usai Dapat Bonus

 

SAMARINDA - Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak menyerukan kepada seluruh atlet untuk tidak terbuai dengan kesenangan, berfoya-foya dan lupa daratan setelah mendapat bonus karena meraih medali pada babak kualifikasi PON XIX 2015 dan Sea Games 2015 di Singapura.

"Jangan lengah. ingatlah, bahwa seorang atlet tidak selamanya berprestasi dan tidak selamanya keluar sebagai juara. Oleh karena itu, saya mengharapkan agar dapat memanfaatkan waktu yang ada dengan sebaik-baiknya karena waktu yang tersisa hanya sedikit," kata Awang saat menyerahkan bonus kepada seluruh atlet yang berhasil lolos babak kualifikasi PON XIX 2015 pada Sabtu (19/12) di Halaman parkir Gedung KONI Kaltim.

Sedikitnya 670 Atlet yang lolos dalam babak kualifikasi PON XIX 2015 sehingga berhak maju pada ajang PON XIX 2016 di Jawa Barat. Dalam babak kualifikasi PON XIX ini para atlet berhasil merebut sebanyak 234 medali yang terdiri dari 75 emas, 78 perak dan 81 perunggu. Bonus diberikan kepada atlet masing-masing untuk peraih medali emas sebesar Rp 15 Juta, perak sebesar Rp 7,5 juta dan perunggu sebesar Rp 5 juta.

Selain Atlet yang meraih medali pada babak kualifikasi PON XIX, bonus diberikan kepada atlet yang meraih medali pada Sea Games 2015 di Singapura yakni peraih medali emas Rp 35 Juta, perak sebesar Rp 17,7 juta dan perunggu Rp 8,75 juta. Dalam Sea Games yang meraih medali sebanyak 17 atlet terdiri dari 5 emas, 3 perak dan 6 perunggu.

"Bonus diberikan bukan hanya kepada atlet. Tapi, juga kepada pelatih. Bonus yang diberikan ini, saya berharap agar disyukuri dan dapat menjadi pemicu semangat para atlet untuk dapat mempertahankan dan meningkatkan prestasi. kembali berjaya pada PON yang akan di laksanakan di Jawa Barat," katanya.

Awang memprediksi bahwa Kaltim akan merebut kembali posisi tiga besar seperti pada PON XVII di Kaltim pada 2008 lalu. Namun, Awang tidak muluk menargetkan Kaltim akan merebut posisi lima besar pada PON XIX 2016 di Jawa Barat.

"Kaltim terbaik di luar pulau Jawa. Saya meramalkan bisa merebut kembali posisi tiga besar. Kita semua tidak boleh pesimis. Tapi, harus selalu optimis. Target 5 Besar tentunya bukan suatu hal muluk jika dibarengi dengan upaya serius, kerja keras, berdisiplin tinggi, terus berlatih, atur strategi dan pantang menyerah," katanya.

Sementara itu, Ketua KONI Kaltim Zuhdi Yahya mengatakan bahwa bonus yang diberikan kepada atlet yang berhasil meraih medali dan lolos babak kualifikasi XIX 2015 merupakan motivasi awal kepada para atlet dan pelatih untuk membangun prestasi emas.

"Bonus ini akan membuat atlet dan pelatih menjadi termotivasi untuk meraih medali sebanyak-banyak saat pelaksanaan PON XIX 2016 di Jawa Barat. Kita yakin posisi 5 besar akan terwujud," katanya. (rus/hmsprov)

//Foto: Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak menyerahkan bonus pada atlet. (johan/humasprov kaltim).

 

 

Berita Terkait