Gubernur : Keluarga adalah Pondasi dan Sekolah Utama

Asisten Pemerintahan dan Kesra Setprov Kaltim Meiliana bersama narasumber lainnya pada Sosialisasi Gerakan Sayang Keluarga.(syaiful/humasprov kaltim)

 

Sosialisasi Gerakan Sayang Keluarga, Gubernur : Keluarga adalah Pondasi dan Sekolah Utama

 

SAMARINDA – Keluarga merupakan sekolah pertama dan utama bagi setiap anak bangsa sebelum terjun dalam kehidupan bermasyarakat. Hal itu ditegaskan Gubernur Kaltim dalam sambutan yang disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setprov Kaltim Dr Meiliana pada sosialisasi Gerakan Sayang Keluarga (GSK) di Ballroom Olah Bebaya, Selasa (22/8)

 

Menurut dia, keluarga adalah pondasi utama dalam membangun sistem dan tatanan sosial sehingga ketahanan keluarga merupakan basis ketahanan nasional. “Keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat namun peranannya sangat penting dalam membentuk ketahanan nasional,” katanya. Karenanya, pembinaan keluarga menjadi penting ikut menentukan masyarakat Kaltim agar terbangun ketahanan keluarga yang berdampak pada SDM berkualitas.

 

“Melalui GSK. Kita tumbuhkan kasih sayang, saling mengerti dan memahami, tolong-menolong agar kehidupan harmonis serta terwujud ketahanan keluarga,” harapnya.

 

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kaltim Hj Halda Arsyad mengatakan GSK adalah gerakan yang mengembangkan kualitas suami/istri dan anggota keluarga. “Sosialisasi ini guna meningkatkan pengetahuan suami/istri dalam sikap dan prilaku terkait masalah dalam keluarga sehingga mengetahui cara menghadapinya,” ujar Halda.

 

Kegiatan bertema "Selamatkan Generasi Masa Depan melalui GSK" diikuti 200 peserta terdiri instansi pemerintah, organisasi wanita dan lembaga masyarakat serta dunia usaha. Sosialisasi menghadirkan narasumber Andreas Harry (consultant neurologist Jakarta), Meiliana (Asisten Pemerintahan dan Kesra) dan Kepala Perwakilan BKKBN Kaltim Eli Kusnaeli.(yans/sul/es/humasprov)

Berita Terkait
Government Public Relation