Gubernur Kukuhkan 38 Paskibraka Kaltim


 

SAMARINDA – Setelah melewati masa pelatihan dan sebelum melaksanakan tugas sebagai pengibar bendera merah putih. Maka, ke-38 siswa-siswi SMA yang tergabung dalam pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) Kaltim terlebih dulu harus dikukuhkan.

Bertindak sebagai inspektur upacara pengukuhan, Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak disaksikan jajaran FKPD dan orangtua berkenan melakukan pengukuhan terhadap Paskibraka.

Upacara pengukuhan menyatakan seseorang telah selesai mengikuti sebuah latihan atau mensahkan seseorang menyandang predikat tertentu dalam latihan Paskibraka.

Menurut Awang, pengukuhan bermakna dikukuhkan atau dilantik secara penuh sebagai anggota Paskibraka.

 “Pengukuhan ini sebuah proses penguatan mental dengan penanaman rasa kebanggaan dan kepercayaan diri sebagai modal utama dalam pelaksanaan tugas pengibaran,” katanya di Ruang Serbaguna Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Senin (15/8).

Dalam kesempatan itu, gubernur meminta agar anggota Paskibraka siap meneruskan semangat para pahlawan yang berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan.

Kemerdekaan ini lanjutnya, jangan disia-siakan sehingga pengorbanan para pejuang yang rela mati demi bangsa ini merasa bangga dan perjuangannya tidak sia-sia pula.

 “Pelatihan ini selain membentuk mental kuat dan tangguh. Juga, mempersiapkan generasi pemimpin yang benar-benar menyayangi bangsa dan negara ini untuk mengisi kemerdekaan dengan terlibat dalam  pembangunan,” ujar Awang Faroek.

Awang meminta instansi terkait untuk memberikan bonus berupa Beasiswa Kaltim Cemerlang bagi anggota Paskibraka Kaltim.

Bertindak sebagai komandan upacara Monica Alicia Larasati (siswi SMAN I Balikpapan) dan pada kesempatan itu gubernur bersama jajaran FKPD serta pimpinan SKPD lingkup Pemprov Kaltim dan anggota Paskibraka Kaltim menyanyikan beberapa lagu perjuangan.(yans/humasprov)

Berita Terkait
Government Public Relation