Gubernur Langsung Turun Tangan

Pengelolaan BKC Kabupaten/Kota Masih Lambat

SAMARINDA – Pelaksanaan Beasiswa Kaltim Cemerlang telah mencapai tahap pencairan. Basmen Nainggolan sebagai Kuasa Pengguna Anggara Beasiswa Kaltim Cemerlang (BKC) menyebutkan dalam pelaksanaannya selama ini, Pemprov Kaltim telah membentuk Tim Seleksi Beasiswa di setiap Kabupaten/Kota.

Basmen menyatakan, dalam pengelolaan beasiswa Kaltim cemerlang tahun ini, telah dibentuk tim seleksi di setiap kabupaten dan kota sebagai perpanjangan tangan tim seleksi di provinsi, namun sayangnya, tim ini masih kurang berjalan dengan baik.

“Awalnya kami buka pendaftaran hingga September, namun hingga saat akhir pendaftaran pun usulan dari kabupaten/kota masih di bawah 50 persen,” ungkapnya

Hal ini tidak sesuai dengan tujuan awal dibentuknya tim seleksi di setiap kabupaten/kota untuk mempercepat dan mempermudah pendaftaran yang berimbas pada cepat pulanya pendistribusian dana beasiswa.

“Karena itulah tahun ini dibuka hingga 2 tahap, karena memang pemenuhan kuota pendaftar sedikit agak lambat,” tambahnya.

Salah satu hal yang diperkirakan Basmen memperlambat kinerja tim seleksi kab/kota ini adalah karena ada beberapa kabupaten/kota yang memiliki beasiswanya sendiri, seperti Kukar dan Balikapapan, sehingga, BKC dianggap bukan prioritas.

“Padahal tidak semua siswa mendapatkan beasiswa tersebut. Para siswa yang tidak mendapatkan beasiswa pemerintah kabupaten/kota bisa mendapatkan beasiswa kaltim cemerlang ini. Seharusnya tim seleksi bisa lebih menjemput bola,” tegasnya.

Diakui Basmen, melihat lambatnya kinerja dari tim seleksi di kabupaten/kota, Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak langsung turun tangan untuk mengatasi permasalahan ini.

“Pak Awang secara langsung mengirimkan surat kepada tim seleksi untuk mempercepat dan memperbaiki kinerja, cara tersebut ternyata bekerja dengan baik. Di tahap dua, berkas yang masuk hampir melebihi berkas yang masuk di tahap pertama,” paparnya.

Selain memiliki tim seleksi di kabupaten/kota, pengelolaan BKC di seluruh Universitas baik Negeri maupun Swasta di Kaltim memiliki timnya sendiri. Alhasil pada tahap pertama yang ditutup akhir September lalu, pendaftar dari setiap universitas telah mencapai 80 persen.

Program Beasiswa Kaltim Cemerlang ini akan terus dilaksanakan selama kepemimpinan Awang Faroek Ishak sebagai Gubernur Kaltim. (aka/hmsporv)

//Foto: Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak menyerahkan Beasiswa Kaltim Cemerlang pada mahasiswa. (dok/humasprov kaltim).

 

Berita Terkait
Government Public Relation