Gubernur Launching Sensus Ekonomi 2016

Gubernur Launching Sensus Ekonomi 2016

 

SAMARINDA - Selain melantik dan mengambil sumpah jabatan penjabat (Pj) Walikota Samarinda Dr Meiliana, dan mengukuhkan Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Politik Hukum dan Keamanan Drs. Gede Yusa SH, Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak juga melakukan launching Sensus Ekonomi 2016.

Menurutnya, sensus ekonomi harus dilakukan karena setiap keputusan harus diambil berdasarkan informasi yang valid dan akurat. Sensus ekonomi dilaksanakan untuk mendapatkan informasi potret utuh perekonomian bangsa khususnya di Kaltim, sebagai landasan penyusunan kebijkaan dan perencanaan pembangunan nasional maupun regional.

"Pendataan seluruh sektor usaha (selain sektor pertanian) secara menyeluruh akan mampu menghasilkan gambaran lengkap tentang level dan struktur ekonomi non-pertanian, informasi dasar dan karakteristiknya. Selain itu juga akan diketahui daya saing bisnis di Indonesia khususnya di Kaltim, serta penyediaan kebutuhan informasi usaha," kata Awang Faroek Ishak.

Kepala BPS  Provinsi Kaltim Aden Gultom menjelaskan pelaksanaan  sensus ekonomi akan dilaksanakan mulai tanggal 1-31 Mei 2016  mendatang, akan diselenggarakan di seluruh wilayah Indonesia, dengan mencakup 27 juta bidang usaha, sementara untuk di Kaltim mencakup sekitar  273 ribu  bidang usaha, sensus ekonomi  akan dimanfaatkan untuk sebagai landasan penyusunan kebijakan dalam perencaan dan evaluasi pembangunan dibidang ekonomi.

"Seluruh pendataan dalam sensus ekonomi tentunya akan dilaksanakan dalam waktu yang bersamaan di seleuruh Indoensia, dan di Kaltim sendiri akan dikerahkan petugas lapangan sebanyak  4.700 orang,"kata Aden Gultom.

Adapun sasaran yang akan ditempuh dalam sensus ekonomi adalah seluruh sektor-sektor ekonomi yang ada di Indonesia umumnya dan  Kaltim khususnya,  kecuali sektor pertanian. Misalnya bidang usaha restoran, perhotelan, super market, bank, jasa konstruksi, dan bidang usaha lainnya.

"Kemudian, disektor pemerintahan, kami juga akan melakukan pendataan seluruh sekolah-sekolah, rumah sakit, panti sosial dan bidang usaha lainya,"ujar Aden Gultom.

Selain itu, lanjutnya, yang akan mendapat pendataan yang paling banyak usaha yang dikelolah oleh rumah tangga, yaitu seluruh usaha yang bersifat informal termasuk usaha  online akan mendapat pendataan serta lembaga yang non profit seperti tempat ibadah, ormas dan lain lainnya.

"Oleh karena itu, manfaat dari pelaskanaan sensus ekonomi mendatang, nantinya bisa dimanfaatkan oleh para pelaku usaha dalam mengetahui posisi dan peluang usaha serta daya saing usaha,"jelasnya.

Aden Gultom juga mengharapkan, pelaksanaan sensus ekonmi 2016, yang dimulai tanggal 1 sampai 31 Mei 2016 mendatang, bisa diselenggarakan  secara serentak,  oleh karenan itu diharapkan partisipasi para pelaku usaha bisa pro aktif dalam menyukseskan sensus ekonomi dan hasilnya akan diumumkan pada bulan Agustus 2016, bersamaan dengan pidato presiden dalam pengantar APBN 2016.(mar/hmsprov)

//Foto: Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak menandatangani berita acara, memori serah-terima jabatan walikota/wakil walikota Samarinda dari Sjaharie Jaang kepada Meliana. (fajar/humasprov kaltim).

 

 

Berita Terkait
Government Public Relation