Gubernur Minta APPSI Perjuangkan Hak Rakyat

Gubernur Isran Noor menerima kunjungan Tim Ekspedisi Jalur Darat APPSI. (syaiful/humasprov kaltim)

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor menaruh harapan besar kepada Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) untuk dapat membantu memperjuangkan hak rakyat Kaltim. Isran mengatakan sudah sejak lama Kaltim menjadi dompet republik ini dengan sumbangan devisa dari hasil eksploitasi sumber daya alam. Tetapi manfaat dari eksploitasi itu belum memberi manfaat besar bagi rakyat Kaltim. 

"Pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur masih belum maksimal, layaknya di pulau Jawa. Inilah yang kami rasa belum memberikan manfaat besar. Makanya, kami memohon agar APPSI bisa memperjuangkan keadilan untuk rakyat Kaltim," kata Isran Noor ketika menerima Tim Ekspedisi Jalur Darat APPSI di Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (24/10). Tim ini menargetkan kunjungan ke-34 Gubernur di Indonesia. 

Isran memaparkan hingga saat ini Kaltim masih tertinggal. Karena itu, perlu perhatian serius dari pemerintah pusat agar rakyat daerah penghasil devisa mendapatkan haknya. 

Contoh, ketersediaan BBM masih tidak sesuai harapan. Antrian  BBM masih mengular di sejumlah SPBU, padahal Kaltim adalah daerah penghasil minyak dan gas. Selain itu, infrastruktur Kaltim, khususnya  akses transportasi darat masih jauh dari harapan. "Yang jelas masih banyak kekurangan dan perlu dukungan lebih dari pusat. Karena itu, melalui kunjungan Tim Ekspedisi Jalur Darat APPSI bisa menyampaikan aspirasi ini, sehingga bisa diperhatikan dan dilaporkan kepada seluruh APPSI maupun pemerintah pusat, agar bisa menjadi perhatian serius dalam menyukseskan pembangunan daerah hingga di wilayah terpencil dan terluar," jelasnya.

Menerima kunjungan tersebut Gubernur Isran didampingi sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemprov Kaltim dan Direktur Utama Bankaltimtara Zainuddin Fanani. Kunjungan Tim Ekspedisi Jalur Darat APPSI dipimpin Kiagus Firdaus dan didampingi Tim Bukalapak Indonesia. (jay/sul/humasprov kaltim)

Berita Terkait