Gubernur Minta Lahan Pertanian Dioptimalkan

SAMARINDA­Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak menegaskan, guna mendukung dan mewujudkan swasembada pangan di Kaltim diminta kepada seluruh daerah untuk mengoptimalkan lahan pertaniannya, sehingga hasilnya dapat meningkatkan produksi padi yang muaranya dapat meningkatkan kesejahteraan para petani.

"Selain membuka percetakan sawah yang baru, lahan yang ada harus dioptimalkan, sehingga hasilnya dapat meningkatkan produtifitas padi, dengan begitu para petani pendapatnnya akan meningkat dengan begitu kesejahteraannya juga akan terangkat," kata Awang Faroek Ishak, dalam acara penutupan Rapat Koordinasi Pangan 2016, yang berlangsung di Lamin Etam, Kamis (3/3).

Ditambahkan, sekarang ini, Pemprov Kaltim melalui dinas terkait terus berupa untuk menigkatkan produktivitas padi, baik dengan membuka percetakan lahan sawah yang baru, memberikan bantuan bibit unggul, pupuk maupun hand tracktor, semua itu sebagai upaya membantu para petani dalam peningkatan produksi hasil panen padinya.

Selain membantu alat pertanian, Pemprov Kaltim juga terus berusaha agar sarana pertanian terus bertambah, dengan pembuatan irigasi pertanian, hal itu dilakukan agar para petani tidak lagi tergantung pada air hujan, dengan adanya irigasi tentu para petani bisa leluasa mengerjakan sawahnya, dengan begitu panen yang tadinya hanya sekali dalam setahun, tentu diharapkan bisa lebih dua atau tiga kali dalam setahun.

Gubernur mengharapkan kerjasama baik pemerintah, swasta dan petani untuk mengembangkan lahan maupun produksi padi yang akan dihasilkan, karena dengan kerjasama yang dilakukan tentu pekerjaan para petani akan semakin ringan, sehingga lahan yang ada bisa diotimalkan.

"Oleh karena itu, kami mengharapkan baik pemerintah, swasta khususnya perusahaan­perusahaan yang beroperasi yang ada lahan pertaniannya, bisa berkoloborasi dalam peningkatan produktifitas lahan pertanian, melalui CSR dari perusahan, sehingga dengan meningkatnyaa produksi padi yang dihasilkan tentu dampaknya pada peningkatan kesejahteraan para petani itu sendiri," Papar Awang.(mar/hmsprov)

Berita Terkait