Gubernur Minta Menwa Diaktifkan Kembali

Gubernur Awang Faroek bersama DPP IARMI Kaltim. (ADI SUSENO/HUMASPROV)

 

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak meminta kepada  Rektor Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dapat mengaktifkan kembali kegiatan Resimen Mahasiswa (Menwa) sebagai upaya meningkatkan kedisiplinan bagi generasi muda serta sebagai motivasi untuk bela negara. Hal itu  disampaikan Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak saat menerima Sekretaris Dewan Pimpinan Provinsi Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia ( DPP IARMI) Kaltim Achmadi  dan  pengurus  IARMI kabupaten/kota di ruang kerja Gubernur Kaltim, Kamis (1/2).

 

Gubernur mengharapkan agar PTN dan PTS di Kaltim  mengaktifkan kembali kegiatan latihan dasar Menwa. Pelaksanaannya  dapat dilakukan ketika penerimaan mahasiswa baru tahun ini. Kegiatan ini sangat baik untuk melatih kedisiplinan generasi muda di tingkat mahasiswa. "Mahasiswa sebagai  calon generasi  pelanjut tongkat estafet pembangunan, wajib memiliki kedisiplinan dan karakter melalui pendidikan bela negara. Bisa dimulai saat penerimaan mahasiswa baru dan sebagai pengganti Pekan Orientasi Studi Mahasiswa (Posma)," kata Awang Faroek. 

 

Sementara Achmadi mengatakan, apa yang diinstruksikan Gubernur Kaltim akan segera dilaksanakan koordinasi dan konsolidasi dengan dengan seluruh PTN dan PTS di Kaltim, sehingga pelaksanaan Menwa dapat segera terealisasi dengan baik. "Selain itu, kami juga akan memantapkan kembali Menwa dalam hal ini  Staf Komando Resimen Mahasiswa (Skomen) Mulawarman agar lebih intensif melakukan koordinasi," ujarnya. 

 

Achmadi mengharapkan agar Menwa di Kaltim bisa berkembang seperti tahun 80an, dimana saat itu Menwa diterapkan di seluruh PTN dan PTS. Dan hingga saat ini Menwa di Kaltim belum aktif  seperti PTN dan PTS di sejumlah provinsi yang sudah marak dan berkembang. "Padahal Menwa sangat baik untuk pembinaan dan peningkatan disiplin, sekaligus pendidikan bela negara," kata Achmadi. (mar/sul/humasprov)

Berita Terkait