Kalimantan Timur
Gubernur Minta TPID Terapkan Strategi 4K

Gubernur Awang Faroek membubuhkan dukungan bersama untuk pengendalian harga bahan pokok penting di daerah. (fajar/humasprovkaltim)

 

Gubernur Minta TPID Terapkan Strategi 4K, Perlu Komitmen Daerah Jaga Kestabilan Harga

SAMARINDA-Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak mengingatkan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) agar bekerja maksimal untuk mengendalikan inflasi jelang Ramadan dan lebaran tahun ini. Pemerintah, Bank Indonesia (BI) dan lembaga terkait lainnya diharapkan dapat menjalin sinergi yang lebih baik untuk menekan tingginya laju inflasi di Bumi Etam.  

"Hal ini sangat penting agar  kita dapat bertahan di tengah masalah ekonomi dan geopolitik global yang cukup berat," kata Awang Faroek Ishak  pada pembukaan High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (HLM-TPID) Kaltim 2017 yang mengangkat tema "Penguatan Jaringan Informasi Bahan Pokok Penting (Bapokting) di Kaltim" yang digelar di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Senin (22/5).

Untuk memaksimalkan kerja TPID, Gubernur mengingatkan agar tim ini menerapkan strategi 4K, yaitu ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi dan komunikasi yang efektif.

"Bukan hanya kepada TPID, kepada para bupati dan walikota juga diharapkan dapat menjaga strategi 4K dengan sebaik-baiknya. Libatkan petani kita terutama untuk menjaga  ketersediaan dan kelancaran komoditi di daerah," pesan Awang Faroek.

Selain itu, Gubernur juga mengintruksikan untuk segera mengintegrasikan roadmap pengendalian inflasi dengan rencana kerja pemerintah di tingkat pusat dan daerah. Tidak kalah penting adalah  penguatan peran TPID provinsi dalam mengkoordinasikan TPID kabupaten/kota untuk mendukung pencapaian sasaran inflasi nasional.

"Karena peran TPID provinsi  menjadi tanggung jawab gubernur dan TPID kabupaten/kota merupakan tanggung jawab bupati dan walikota. Oleh karena itu perlu koordinasi untuk  menguatkan peran TPID di masing-masing daerah," sebut Awang.

Gubernur juga mengingatkan TPID untuk selalu  meningkatkan kualitas data, informasi terkait produksi, konsumsi, pasokan, stok, harga, termasuk juga penguatan pusat informasi harga pangan  untuk mendukung kebijakan stabilisasi harga. 

"Saya juga mengapresiasi program kerja TPID Provinsi Kaltim yang secara konsisten telah berperan aktif dalam pengendalian inflasi di Kaltim. Oleh karena itu diharapkan  terus lakukan penguatan kelembagaan TPID di Kaltim ditingkatkan dengan mengintensifkan forum diskusi antar OPD yang menghasilkan alternatif-alternatif solusi dalam pengendalian inflasi," kata Awang Faroek. (mar/sul/es/humasprov)

Berita Terkait