Gubernur Minta UNU Siapkan Keunggulan Khusus

Resmikan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Kaltim

SAMARINDA – Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak menyampaikan rasa bangga atas peresmian Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Kaltim, yang pendiriannya dimotori langsung oleh para alim ulama yang tergabung dalam organisasi NU.

Pembangunan universitas ini menurut Awang,  sejalan dengan visi pembangunan Kaltim Maju 2018, ”Mewujudkan Kaltim sejahtera yang merata, berkeadilan berbasis agroindustri dan energi ramah lingkungan”.

“Untuk mewujudkan visi itu, maka partisipasi semua komponen di dalam masyarakat terhadap pembangunan, khususnya pada sektor pendidikan sangat diperlukan. Saya yakin, para alim ulama akan bisa membawa perguruan tinggi ini pada kejayaan dan sejajar dengan perguruan tinggi lainnya yang sudah sejak lama berdiri,” kata Gubernur dalam sambutan yang disampaikan Wakil Gubernur Kaltim HM Mukmin Faisyal HP, pada peresmian UNU Kaltim di Jalan KH Harun Nafsi, Samarinda Seberang, Selasa (28/10).

Dalam perkembangannya ke depan, Gubernur berharap UNU Kaltim mempunyai karakteristik khusus yang tidak dimiliki oleh perguruan tinggi lainnya di Indonesia, yaitu didasari oleh tuntunan agama melalui dukungan organisasi keagamaan terbesar di Indonesia, yaitu Nahdlatul Ulama.

Karakteristik tersebut, lanjut dia, hendaknya melekat dalam visi dan misi UNU Kaltim dan akan menjadi unggulan yang khas, serta menjadi daya tarik UNU Kaltim di mata masyarakat Kaltim dan Indonesia pada umumnya.

“Semoga melalui pendidikan dan pengajaran di UNU Kaltim, maka akan dapat dilahirkan para sarjana, insan-insan yang memiliki iman dan bertakwa kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa,” ucapnya.

Gubernur menjelaskan, pembangunan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) merupakan salah satu prioritas pembangunan di Kaltim. Potensi sumber daya alam (SDA) Kaltim sangat berlimpah, namun masyarakat Kaltim tidak akan dapat maju dan sejahtera bila SDA tersebut tidak dapat dimanfaatkan karena rendahnya kualitas SDM masyarakat Kaltim.

Karena itu, Kaltim membutuhkan SDM yang cerdas. Akan tetapi kecerdasan yang diperlukan tidak saja pada tataran intelegensinya, tetapi juga kecerdasan emosi dan spiritualnya.

“Cerdas otaknya, tetapi buruk perilaku dan tidak jujur, tentu bukan SDM yang kita harapkan. Sebab, SDA Kaltim yang kaya ini harus dikelola oleh SDM yang di satu pihak menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi di lain pihak ia juga memegang teguh keimanan dan ketakwaannya, yang selalu mendasari setiap gerak langkahnya,” jelasnya.

Dengan diresmikannya UNU Kaltim ini, maka diharapkan UNU Kaltim akan semakin maju, berkembang, ternama dan diperhitungkan di tingkat nasional maupun internasional, minimal di tingkat regional ASEAN, sejalan dengan akan segera berlakunya Komunitas ASEAN (ASEAN Community) 2015.

“UNU Kaltim hendaknya dapat terus meningkatkan kualitas, daya saing dan kemampuan kompetensi dengan mempersiapkan berbagai program studi yang sesuai dengan perkembangan zaman dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) dewasa ini,” pesannya.

Ketua Umum Pengurus Besar (PB) NU, KH Said Agil Siradj, mengatakan UNU Kaltim melengkapi deretan perguruan tinggi yang dimiliki NU. Dimana saat ini jumlahnya sekitar 23 UNU yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

“Semoga UNU Kaltim bermanfaat untuk masyarakat Kaltim khususnya dan Indonesia pada umumnya, serta UNU Kaltim dapat menciptakan lulusan yang andal, berilmu dan berakhlak mulia,” kata Said Agil saat menyampaikan Kuliah Umum Pertama di Kampus UNU Kaltim.

Sementara itu, Rektor UNU Kaltim H Farid Wadjdy mengatakan perjuangan selama 2,5 tahun dari jajaran Pengurus Wilayah (PW) NU Kaltim akhirnya membuahkan hasil. Kerja keras selama ini berbuah dengan diresmikannya UNU Kaltim yang bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-86.

“UNU Kaltim harus mampu menampung dan memberikan fasilitas pendidikan bagi masyarakat Kaltim. Dengan tujuan mewujudkan SDM Kaltim yang berkualitas dan berakhlak mulia. Untuk itu, kita memerlukan dukungan penuh dari seluruh masyarakat Kaltim, agar UNU Kaltim kedepan dapat sejajar dengan perguruan tinggi lainnya di Kaltim maupun Indonesia serta mampu menjawab tantangan pembangunan Kaltim kedepan,” kata Mantan Wakil Gubernur Kaltim periode 2008-2013 ini. 

Diketahui, saat ini UNU Kaltim membukan 10 program studi (prodi) umum, diantaranya Arsitektur, Akuntansi, Ilmu Komunikasi, Hubungan Internasional, Teknik Industri Pertanian, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan lainnya. UNU Kaltim memrioritaskan lulusannya untuk menguasai dan memahami tiga hal, yakni kemandirian, kebangsaan dan keislaman.

Pada kesempatan itu, Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak menyerahkan secara simbolis beasiswa Kaltim Cemerlang kepada perwakilan mahasiswa UNU Kaltim yang disertai pemasangan jaket almamater UNU Kaltim. Selain itu, juga dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara UNU Kaltim dengan BPD Kaltim terkait penggunaan jasa perbankan syariah.

Turut hadir pada kesempatan itu, Pelaksana Tugas Sekprov Kaltim Dr H Rusmadi MS, Rektor Universitas Mulawarman Prof Dr Masjaya, Rektor Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda Prof Dr Eddy Sugianto, Rektor Universitas Widyagama Mahakam Samarinda Prof Dr Abdul Rachim AF, serta jajaran pimpinan SKPD lingkup Pemprov. (her/sul/hmsprov)

Foto : Gubernur Awang Faroek Ishak didampingi Ketua Umum Pengurus Besar (PB) NU KH Said Agil Siradj (tiga dari kiri), Wagub Mukmin Faisyal (dua dari kiri) dan Rektor UNU Kaltim H Farid Wadjdy (kanan) menandatangani prasasti peresmian. (heru/humasprov)

 

 

Berita Terkait