Gubernur: Optimalkan Potensi Perikanan di Muara Muntai

* Gembira Semua Kecamatan Terjangkau Jaringan Telepon Seluler

 

MUARA MUNTAI – Hari ketiga rangkaian kunjungan kerja (kunker) Gubernur Kaltim dan Ketua DPRD Kaltim beserta jajaran Pemprov di wilayah Kutai Kartanegara menyinggahi Kecamatan Muara Muntai, Rabu (5/6). Kunker ini juga diikuti Bupati Kukar Rita Widyasari beserta jajaran Pemkab Kukar.

Kunker Gubernur beserta jajaran Pemprov ini rutin dilakukan dalam rangka menginventarisasi permasalahan dan menyerap aspirasi masyarakat yang ada di setiap kabupaten/kota terutama di tingkat desa/kelurahan hingga kecamatan.

“Karena dengan mendengar langsung keluhan masyarakat, maka kita mengetahui permasalahan sebenarnya. Kita siap menerima kritik dari masyarakat, terutama kritik konstruktif yang dapat memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi,” ucap Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak, di hadapan masyarakat Kecamatan Muara Muntai.

Kecamatan Muara Muntai merupakan kecamatan terakhir di Kukar yang dikunjungi setelah sebelumnya gubernur beserta jajarannya mengunjungi Kota Bangun, Kenohan, Kembang Janggut dan Tabang. Gubernur mengungkapkan dari setiap kecamatan yang dikunjungi seluruhnya sudah dijangkau oleh jaringan telepon seluler.

“Sepanjang perjalanan yang menempuh ratusan kilometer dari desa ke desa lain maupun dari kecamatan ke kecamatan lain melalui jalur darat maupun sungai, telepon saya tidak berhenti berdering. Itu artinya pembangunan sektor telekomunikasi sudah sangat baik, tetapi harus ditingkatkan lagi hingga dapat menjangkau seluruh wilayah di Kukar maupun di Kaltim,” ungkapnya.

Gubernur mengatakan, Muara Muntai sebagai salah satu kecamatan yang berada di tepi Sungai Mahakam memiliki potensi perikanan air tawar yang luar biasa. Itu dapat dilihat dari sebagian besar penduduk Muara Muntai berprofesi sebagai nelayan, yang kehidupan sehari-harinya bergantung kepada hasil tangkapan ikan.

Untuk itu, gubernur meminta kepada SKPD terkait serta Pemkab Kukar agar dapat mengoptimalkan potensi perikanan air tawar di Muara Muntai maupun kecamatan lainnya yang berada di tepi Mahakam.

“Tidak hanya memaksimalkan potensi hasil ikan tangkap, melainkan bagaimana memberdayakan masyarakat untuk berkreasi dan berinovasi membuat produk turunan dari hasil ikan tangkap tersebut, sehingga bernilai jual tinggi dan mampu menambah penghasilan sehari-hari mereka,” kata Awang Faroek.

Tidak hanya potensi di sektor perikanan yang memang menjadi unggulan di Muara Muntai, gubernur juga menginginkan potensi sektor lainnya seperti pertanian (padi, palawija dan sayuran), perkebunan (karet dan kelapa sawit) dan peternakan (kerbau rawa, sapi bali dan ayam) agar dapat dioptimalkan.

Pada kesempatan itu, gubernur menyerahkan secara simbolis sejumlah bantuan dari Pemprov kepada masyarakat Muara Muntai, yaitu berupa benih padi sawah, herbisida dan pestisida untuk sektor pertanian. Benih ikan, peralatan dan perlengkapan serta kapal penangkap ikan. (her/hmsprov)

Foto: Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak dalam kunjungan kerjanya di Kecamatan Muara Muntai, Kukar menyerahkan bantuan kapal untuk menunjang usaha perikanan setempat. (syaiful/humasprov kaltim).

Berita Terkait
Government Public Relation