Gubernur: Pemuda Merupakan Tulang Punggung Pembangunan

Kaltim Terus Cetak SDM Andal dan Berkualitas

SAMARINDA – Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak mengungkapkan di era otonomi daerah yang ditandai dengan pemberian kewenangan yang luas kepada daerah disertai dengan dana perimbangan yang meningkat melalui UU Nomor 32/2004 dan UU Nomor 33/2004, seharusnya dapat dimanfaatkan sebagai peluang besar untuk pembangunan dan perubahan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Akan tetapi, lanjut dia jika berbicara tentang pembangunan dan peningkatan kesejahteraan daerah, khususnya di Kaltim, salah satu faktor utama yang menjadi permasalahan adalah sumber daya manusia (SDM).

“Berdasarkan pengalaman dari beberapa negara yang miskin sumber daya alam, tetapi memiliki SDM terdidik, terampil, disiplin, tekun, giat bekerja dan setia pada cita-cita perjuangan bangsanya, ternyata berhasil dan meraih kemajuan yang sangat besar. Hal tersebut terjadi pada negara-negara di kawasan Asia seperti Jepang, China, Korea dan Singapura,” ungkap Awang Faroek beberapa waktu lalu di Samarinda.

Menurut dia, salah satu upaya untuk meningkatkan dan pemerataan pembangunan adalah mencetak kader yang mempunyai komitmen dan memiliki SDM berkualitas. Hal itu diwujudkan melalui berbagai program dan kegiatan disejumlah sektor, yakni pendidikan, olahraga dan kepemudaan.

“Pemprov terus berupaya meningkatkan kualitas SDM Kaltim. Terlebih pada 2015 Indonesia termasuk Kaltim akan tergabung dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN, dimana tenaga kerja dari sepuluh negara ASEAN akan berkompetisi untuk mendapatkan pekerjaan,” jelasnya.

Awang Faroek mengatakan SDM pemuda sebagai bagian dari masyarakat merupakan tulang punggung pembangunan yang diharapkan mampu untuk memimpin serta membangun daerah dengan tujuan untuk lebih menyejahterakan masyarakat di segala bidang sesuai dengan amanat pembangunan nasional.

“Bersama-sama dengan pemerintah daerah, pemuda hendaknya mempunyai konstribusi positif terhadap pembangunan di provinsi ini, karena upaya untuk meningkatkan kualitas SDM hendaknya tidak semata-mata hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, juga tetapi masyarakat, termasuk pemuda,” katanya.

Karena itu, sebut dia, bersama-sama masyarakat dan pemerintah daerah, pemuda dapat turut serta berpartisipasi dalam pembangunan. Seberapa pun besar maupun kecilnya partisipasi itu, sangat diperlukan dan memberi arti tersendiri bagi kesuksesan pembangunan di Kaltim.

“Kita harapkan kader yang berkualitas, andal dan mandiri dapat terus dicetak melalui pendidikan dan pelatihan-pelatihan, baik intern organisasi maupun bekerjasama dengan pihak lain, termasuk pemerintah. Sehingga apa yang dicita-citakan dalam pembangunan, yaitu peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat diwujudkan bersama-sama,” pungkasnya. (her/sul/es/hmsprov).

///FOTO :  Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak menyerahkan beasiswa kepada sejumlah pelajar dan mahasiswa. Program beasiswa cemerlang menjadi salah satu unggulan untuk mendorong terciptanya SDM andal dan berkualitas.(dok/humasprov)

 

Berita Terkait