Gubernur Percaya AP I Bisa Kelola Bandara APT Pranoto

Mewakili Gubernur Awang Faroek, Pj Sekprov Kaltim Hj Meiliana menerima kunjungan tim kajian AP I. Bandara APT Pranoto yang mulai menunjukkan eksistensinya. (seno/humasprov kaltim)

SAMARINDA - Pj Sekprov Kaltim Dr Hj Meiliana menerima kunjungan tim kajian PT Angkasa Pura I di Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (8/8). Tim bermaksud melakukan peninjauan lapangan dan monitoring kesiapan PT Angkasa Pura (AP) I untuk mengelola  Bandara APT Pranoto tahun ini. Kunjungan tim AP I dipimpin Vice President Business Development and International Relation, R Eko Wibowo

Kepada tim AP I Meiliana menegaskan sesuai arahan Gubernur Awang Faroek Ishak, Pemprov Kaltim tetap mempercayakan PT Angkasa Pura I untuk mengelola Bandara APT Pranoto Samarinda. "Gubernur Awang Faroek Ishak meyakini AP I mampu mengelola bandara ini, agar semakin bagus dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kaltim. Apalagi, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah meminta agar AP I bisa segera beroperasi di APT Pranoto," kata Meiliana. 

Keyakinan Gubernur Awang Faroek kepada AP I agar bisa mengelola Bandara APT Pranoto, karena dianggap memiliki pengalaman dan profesional. Sehingga ke depan bandara tersebut betul-betul menjadi pendukung pertumbuhan ekonomi rakyat Kaltim. Melalui akses transportasi udara. "Makanya, sebelum dilakukan perjanjian kerja sama (PKS) antara Pemprov Kaltim dengan AP I, dilakukan MoU terlebih dulu tentang rencana kerja sama dan penyusunan kajian pengelolaan Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda. Karena itu, saat ini tim kajian dari AP maupun AP I turun ke lapangan untuk meninjau kondisi Bandara APT Pranoto," jelasnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kaltim Salman Lumoindong mengatakan jajaran AP mengunjungi Pemprov Kaltim dan Bandara APT Pranoto untuk mengkaji teknis di lapangan. "Kajian lapangan ini untuk menentukan, apa yang bisa dibantu Angkasa Pura ketika beroperasi di Bandara APT Pranoto," jelasnya.

Tim kajian AP maupun AP I bersama konsultan menilai berbagai teknis, mulai administrasi, runway atau landasan, terminal hingga pengelolaan SDM. Termasuk bangunan-bangunan mana saja yang perlu dibantu atau tidak oleh AP I.

Karena itu, tentu harus dikaji lebih dulu, sehingga pengelolaan Bandara APT Pranoto benar-benar profesional, termasuk dari sisi bisnis dan apakah menjadi keuntungan bagi daerah atau tidak. "Yang jelas mereka meminta data-data dari UPBU APT Pranoto dan Dishub Kaltim," jelasnya.

Hadir pada pertemuan di Ruang Sekprov Kadishub Kaltim Salman Lumoindong dan jajaran UPBU APT Pranoto Samarinda serta BPKAD Kaltim. Setelah pertemuan Tim Angkasa Pura melakukan peninjauan lapangan di APT Pranoto. (jay/sul/humasprovkaltim)

Berita Terkait