Gubernur Proklamirkan Penyelamatan SKM


SAMARINDA - Menjaga dan melestarikan lingkungan harus terus ditanamkan dalam diri masyarakat, terutama kawasan yang berada di sekitar permukiman warga. Salah satunya keberadan Sungai Karang Mumus (SKM) di Kota Samarinda. Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak mengajak semua pihak dan masyarakat untuk bersama-sama menyelamatkan SKM dari pencemaran akibat prilaku mayarakat yang membuang sampah di SKM.

Awang mengapresiasi apa yang telah dilakukan komunitas Gerakan  Memungut Sehelai Sampah di SKM. Apa yang dilakukan komunitas tersebut patut didukung dan masyarakat mulai saat ini, khususnya di Bantaran SKM jangan ada lagi yang membuang sampah di sungai yang membelah Kota Samarinda itu.

“Saya proklamirkan, mari kita selamatkan Sungai Karang Mumus dari pencemaran, baik sampah maupun limbah. Termasuk sejumlah daerah aliran sungai lain  di Kaltim harus kita selamatkan, yang dimulai dari SKM,” kata Awang Faroek Ishak saat menghadiri Peringatan Hari Lingkungan Hidup (LH) se dunia 2016 di GOR 27 September Unmul, Minggu (29/5).

Melalui pernyataan tersebut, Awang meminta masyarakat di Bantaran SKM tidak membuang sampah dan mandi atau kakus di SKM. Pemerintah mulai saat ini menyediakan toilet darat untuk 50 warga SKM, diharapkan semua warga di bantaran sungai tersebut ke tidak lagi mandi, cuci dan kakus di sungai.

Dengan  toilet darat,  tidak ada lagi jamban di sungai. Diharapkan, air minum juga tidak menggunakan air sungai. “Mari sama-sama menyelamatkan SKM, terutama kepada perusahaan-perusahaan di Samarinda dapat membantu Pemkot Samarinda untuk melestarikan sungai,” jelasnya.(jay/sul/es/humasprov).

Berita Terkait