Kalimantan Timur
Gubernur Resmikan Kantor Samsat Tenggarong Seberang, Dekatkan Pelayanan Ke Masyarakat

foto:syaiful/humasprovkaltim

TENGGARONG – Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor meresmikan Kantor Bersama Samsat Tenggarong Seberang Kabupaten Kutai Kartanegara, Senin (19/4). Peresmian kantor yang terletak di Desa Manunggal Jaya ini ditandai dengan penekanan tombol sirene, penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Gubernur Kaltim. 

 

Gubernur Isran Noor mengapresiasi beroperasinya Kantor Bersama Samsat Tenggarong Seberang yang digagas Bapenda Kaltim bekerjasama dengan Polda Kaltim dan Jasa Raharja. Peresmian kantor Samsat ini, lanjut Isran memiliki dua tujuan, pertama untuk memberikan pelayanan dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. 

 

“Yang kedua, untuk keperluan peningkatan pendapatan daerah. Pendapatan ini murni untuk daerah tidak di setor ke pusat. berbagi antara pemprov dan pemkab/pemkot. Semakin banyak pendapatan semakin banyak pula yang masuk ke kas daerah untuk pembiayaan pembangunan,” kata Isran Noor.

 

Menurut mantan Bupati Kutai Timur ini, dengan adanya Kantor Samsat di Tenggarong Seberang, semakin terjangkau oleh masyarakat diharapkan masyarakat semakin sadar untuk menyelesaikan tugas membayar pajak kendaraannya, sehingga pendapatan daerah semakin bagus. 

 

“Di Kaltim kita bersyukur pendapatan asli daerah (PAD) kita lebih tinggi dari dana bagi hasil. Lumayan lah. Dengan pendekatan pelayanan pembayaran pajak kendaraan kepada masyarakat, kita harapkan ini semakin meningkatkan PAD dan program-program pembangunan bisa terlaksana dengan baik,” jelasnya. 

 

Kepala Bapenda Kaltim Hj Ismiati mengungkapkan wilayah Kecamatan Tenggarong Seberang memiliki luas 437 km persegi dengan jumlah penduduk 79.997 Jiwa yang tersebar di 18 Desa, dengan potensi penerimaan pada 2020 sebesar Rp5,83 miliar dari total 11.386 unit kendaraan. Jumlah tersebut menurun sekitar Rp800 juta dari penerimaan tahun 2019, yakni sebesar Rp6,62 miliar (12.219 unit kendaraan).

 

“Penurunan penerimaan tersebut dikarenakan melemahnya daya bayar masyarakat khususnya  terhadap pajak kendaraan bermotor (PKB) dampak dari  Covid-19, dan diharapkan di 2021 ini terjadi peningkatan penerimaan seiring dengan pemulihan ekonomi yang dilakukan oleh pemerintah,” ungkap Ismiati.  

 

Tampak hadir, diantaranya Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin, Ketua Komisi II DPRD Kaltim Very Diana Huraq Wang, Sekda Kabupaten Kukar Sunggono, Danrem 091/ASN Brigjen TNI Cahyo Suryo, Dirlantas Kombes Pol Singgamata, Asisten Administrasi Umum Setda Prov Kaltim Fathul Halim. (her/ri/humasprovkaltim).

Berita Terkait