Gubernur: Samarinda dan Balikpapan Jadi Penyangga IKN

Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor

SAMARINDA - Gubernur Kaltim H Isran Noor mengatakan, Presiden  Republik Indonesia Joko Widodo  sudah mengumumkan   pemindahkan Ibu Kota Negara (IKN) di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi  Kalimantan Timur, pada tanggal 26 Agustus 2019 lalu.

" Dengan begitu, Kota Samarinda  dan Kota Balikpapan akan menjadi daerah penyangga ibu kota negara. Sebagai kota penyangga, harus mempersiapkan sarana dan prasarana berbagai sektor. Salah satunya sumber daya manusia (SDM) melalui  pendidikan. Dibangunnya Madrasah Darussalam ini salah satunya upaya mempersiapkan itu," kata Isran Noor  saat meresmikan dimulainya pembangunan Madrasah Darussalam, di Jalan HM Rifadin kelurahan Harapan Baru Kecamatan Samarinda Ilir, Samarinda, Kamis (12/09/2019).

Menurut Isran pembangunan IKN itu nantinya terbatas wilayahnya karena itu dibangun untuk jangka panjang. Tentu kota-kota penyangga yang mempunyai peran penting dalam pelaksanaan roda pembangunan dan perekonomian.

"Kota penyangga, Samarinda maupun Balikpapan harus mempersiapkan diri dalam mendukung IKN. Salah satunya adalah sarana dan prasarana pendidikan," ujarnya.

Kota Samarinda dan Balikpapan sangat tepat menjadi penyangga IKN. Sebab, selain sarana dan prasarana pendidikan, juga memilik keunggulan adanya Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad  Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Bandara APT Pranoto. Terdapat pelabuhan serta sarana, dilewati jalan tol serta  pendukung lainnya.

"Fasilitas akomodasi berupa perhotelan sudah ada. Sebagai kota penyangga harus berbenah dengan membangun sarana dan prasarana pendukung lainnya," ungkap Isran Noor.(mar/her/yans/humasprovkaltim)

Berita Terkait