Gubernur Sambut Baik Pembentukan KMB

 

Gubernur Sambut Baik Pembentukan KMB

 

SAMARIMDA - Terbentuknya organisasi kemasyarakatan ataupun paguyuban suatu suku bangsa  sangat penting terutama dalam menambah khasanah kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena itu Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak menyambut baik pembentukan Kerukunan Masyarakat Batak (KMB) di Kaltim.

 

Apresiasi itu diungkapkan Gubernur saat menerima audiensi dewan pengurus  KMB Kaltim di ruang kerjanya, Kamis (26/10). Pembentukan KMB akan menggabungkan enam sub etnis Puak Batak dalam satu organisasi. "Saya menyambut baik pembentukan KMB, sehingga warga Batak bisa bersatu dalam suatu organisasi," katanya.

 

Gubernur berharap selain aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, KMB juga harus turut aktif membangun daerah serta menjalin hubungan yang harmonis dengan kelompok masyarakat lainnya. Terlebih lagi harapnya, KMB perlu mendukung berbagai prpgram pembangunan dan kebijakan yang telah ditetapkan pemerintah demi mewujudkan kesejahteraan rakyat.

 

Apalagi masyarakat Kaltim heterogen sebagai perwujudan Indonesia mini walaupun suku aslinya Dayak dan Kutai tetapi jumlahnya  minoritas. "Tetap jalin silaturahmi, pererat tali persatuan dan kesatuan  bangsa. Terpenting jadilah organisasi yang mampu menaungi kepentingan anggota dan warganya," pesan Awang.

 

Sementara itu Ketua Umum KMB Janri Manro Samosir mengemukakan pembentukan KMB Kaltim akan menaungi enam Puak Batak yakni Simalungun, Mandailing, Angkola, Karo, Toba dan Pakpak. Selain itu November mendatang, mereka akan  menggelar Batakaltim Fiesta dengan menampilkan pertunjukan seni dan budaya serta kuliner khas Batak. Acara rencana akan diselenggarakan di Plenary Hall Sempaja Convention Hall Samarinda. Hadir mendampingi Sekretaris Umum Charles Siahaan serta jajaran pengurus KMB Kaltim. (yans/sul/es/humasprov)

Berita Terkait
Government Public Relation