Gubernur se-Kalimantan Nyatakan Sikap

Foto : Umar

PONTIANAK - Dalam pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbag) Regional Kalimamatan tahun 2020, yang diselenggarakan Forum Kerjasama Revitalisasi dan Percepatan Pembangunan  Regional Kalimantan (FKRP2RK). Ada yang menarik, dimana seluruh Gubernur se Kalimantan melakukan penyataan sikap.
.
Pernyataan sikap masyarakat Pulau Kalimantan ada tiga poin yang dibacakan secara bersamaan para Gubernur di Kalimantan dan disaksikan langsung Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.
.
Poin pertama, masyarakat Pulau Kalimantan tetap dan terus setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia,  Pancasila dan undang-undang Dasar 1945.
.
Poin kedua, masyarakat pulau Kalimantan mendukung perpindahan ibu kota negara di Pulau Kalimantan. Berikutnya, masyarakat Kalimantan senantiasa mendukung segala upaya untuk pemerataan kesejahteraan rakyat Indonesia.
.
Gubernur Kaltim H Isran Noor mengatakan sangat yakin dan optimis perpindahan ibu kota negara (IKN) baru Indonesia di Kaltim  akan memberi dampak sangat luar biasa terhadap pembangunan di Pulau Kalimantan. Bukan saja dari segi pembangunan infrastruktur tetapi bidang-bidang lainnya.
.
Pernyataan sikap masyarakat Kalimantan, lanjut Isran, menunjukkan tekad seluruh masyarakat Kalimantan sangat mendukung pemindahan IKN ke Kaltim atau tidak ada yang menolak.
.
"Kita merasa bersyukur dan bahagia Presiden telah menetapkan pemindahan IKN ke Provinsi Kaltim. Dan itu juga di didukung seluruh masyarakat Kalimantan," kata Isran Noor disela acara Musrenbang Regional Kalimantan yang digelar di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Rabu  (19/2/2020).
.
Demikian halnya, anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Kaltim H Awang Faroek Ishak merasa puas, karena apa yang dicita-citakan sejak lama terwujud dan disetujui Gubernur se Kalimantan. Begitu juga semua fraksi di DPR RI sangat mendukung.
.
"Insya Allah, IKN akan betul-betul terwujud di Pulau Kalimantan khususya Provinsi Kaltim. Jadi tidak sia-sia kita membangun infrastruktur dasar seperti bandara di Samarinda, jalan tol, pelabuhan termasuk kawasan ekonomi khusus. Juga pembangunan sarana pendidikan serta sarana dan instruktur lainnya," papar mantan Gubernur Kaltim dua periode ini.
.
Awang Faroek sangat mendukung percepatan pembagunan IKN. Karena dampaknya bukan saja Kaltim sebagai IKN. Tetapi provinsi-provinsi di Kalimantan lainnya termasuk di luar pulau Kalimantan.
.
"Adanya Musrenbang Regional Kalimantan ini, kita bisa kompak dalam memperjuangkan aspirasi daerah," tandas Awang Faroek Ishak.(mar/her/yans/humasprov kaltim)

Berita Terkait