Gubernur: Selamatkan Lingkungan

* Delta Mahakam Dihijaukan
SAMARINDA-Mendukung program nasional menanam  satu miliar pohon untuk Indonesia  serta mewujudkan gerakan Kaltim Hijau dengan One Man Five Trees (satu orang menanam lima pohon), Pemprov Kaltim bekerjasama dengan PT Total E&P Indonesie  melakukan penanaman satu juta  Mangrove di Delta Mahakam, tepatnya di Desa Teluk  Pamedas Samboja Kukar, Sabtu (2/2).


“Delta Mahakam kita hijaukan karena kondisi kerusakan lingkungan di kawasan ini sudah sangat parah  akibat kegiatan pertambakan yang tidak ramah lingkungan,” kata Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak usai memimpin penanaman, Sabtu (2/2).

Dijelaskan gubernur, sejak 2011 kegiatan penghijauan yang dilakukan pemerintah bersama unsur masyarakat, perusahaan, pelajar maupun TNI dan Polri dalam gerakan Kaltim Hijau, terdata telah menanam 67,5 juta bibit pohon.


“Kegiatan penghijauan ini juga merupakan bagian dari upaya mendukung  program One Billion Indonesian Trees (OBIT) atau program Penanaman Satu Miliar pohon yang dicanangkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono,” jelasnya.  


Pada kesempatan itu gubernur juga mengimbau semua pihak agar aksi penanaman pohon tidak dilakukan asal-asalan. Penanaman harus dilakukan pada lahan-lahan kritis, sehingga manfaatnya jelas. Sebab itu, perlu dilakukan konsultasi lebih dahulu dengan instansi terkait di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota sebelum penanaman dilakukan.     


“Untuk mendukung gerakan menanam pohon ini, saya menyarankan menanam trembesi atau gaharu karena nilai jualnya sangat tinggi. Sekarang sudah dilakukan  di Nunukan dan Malinau,” ungkap Awang.


Tampak hadir dalam penanaman mangrove  VP Legal External Relation Total E&P Indonesie, Nurman Djumiril, pejabat yang mewakili SKK (Satuan Kerja Khusus) Pengelolaan Hulu Migas Kaltim, Mulyani Wahyuni, unsur SKPD Kaltim, Kepala SKPD lingkup Pemprov Kaltim  juga  masyarakat, pelajar dan TNI Polri berpartisipasi menanam bibit mangrove. (sar/hmsprov)

TANAM MASSAL. Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak bersama berbagai unsur Pemerintah, Swasta, TNI/Polri, Pelajar dan masyarakat pada umumnya melakukan penanaman mangrove di Teluk Pamedas Samboja, Kutai Kartanegara. (johan/humasprov kaltim)


 

Berita Terkait