Gubernur Serahkan Beasiswa untuk 28.606 Penerima

Siapkan Investasi Masa Depan

SAMARINDA – Gubernur Kaltim, Dr H Awang Faroek Ishak menyerahkan bantuan dana pendidikan melalui program Kaltim Cemerlang (Cerdas, Merata, Prestasi Gemilang) untuk tahap pertama, kepada 28.606  dari target 50.274 penerima pada tahun ini.

            Program tersebut merupakan bagian dari tekad Pemerintah Provinsi Kaltim untuk meningkatkan pembangunan bidang pendidikan dan peningkatan sumber daya manusia (SDM) berkualitas dan berdaya saing tinggi.

Salah satu upaya yang dilakukan dibawah kepemimpinan Gubernur Awang Faroek Ishak, adalah   program bantuan pendidikan Beasiswa Kaltim Cemerlang.  Pada tahun anggaran 2014 secara keseluruhan dana bantuan beasiswa ini mencapai Rp12,153 miliar untuk 50.274 orang terdiri dari siswa sekolah dasar, pelajar (SMP dan SMA sederajatn) serta mahasiswa.

“Kita kembali menyerahkan bantuan Beasiswa Kaltim Cemerlang untuk tahun ini sebesar Rp121,153 miliar bagi 50.274 penerima,” ujar Gubernur Awang Faroek Ishak pada Penyerahan Beasiswa Kaltim Cemerlang Tahun 2014 di GOR Segiri Samarinda, Senin (22/9).

Menurut dia, Pemprov Kaltim terus berusaha memberikan beasiswa Kaltim Cemerlang kepada anak-anak di daerah yang tidak mampu maupun mereka yang memiliki prestasi yang penyalurannya dilakukan secara terbuka dan transparan sehingga diketahui masyarakat.

Meskipun lanjut Gubernur, belum sepenuhnya dapat memuaskan keinginan sesuai keperluan biaya pendidikan. Namun bantuan yang diterima saat ini patut disyukuri dan dimanfaatkan dengan baik tidak semua mahasiswa mendapatkannya.

“Di antara para penerima saat ini, masih ada ribuan orang lainnya se-Kaltim termasuk Kaltara yang juga memerlukan bantuan pendidikan. Kita yakin, hanya dengan pendidikan berkualitaslah, masyarakat dapat menghadapi persaingan global,” ujarnya.

Pemprov Kaltim tidak segan-segan menginvestasikan dana pendidikan dalam bentuk beasiswa dengan harapan dan tujuan yang sangat jelas. Agar daya saing putra-putri Kaltim mampu mengimbangi kemajuan global.

“Sehubungan dengan itu dan sesuai dengan sasaran rencana pembangunan Nasional, saya berharap pada 2025 seluruh usia produktif di Kaltim dapat berkualifikasi minimal pendidikan Diploma atau sarjana,” harap Awang Faroek Ishak.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kaltim H Musyahrim menyebutkan dari jumlah 50.274 penerima Beasiswa Kaltim Cemerlang tahun ini,  yang terealisasi tahap pertama sebanyak 28.606 penerima terdiri pelajar, mahasiswa program D3, S1, S2 dan S3.

Masing-masing untuk program kabupaten dan kota sasaran 25.315 orang dan terealisasi 13.532 penerima atau sisa sekitar 11.783 orang. Sedangkan program perguruan tinggi dari 11.075 orang yang terealisasi 8.234 penerima atau sisa 2.841 orang.

Program khusus magister sasaran 310 terealisasi 259 orang atau sisa 51 penerima. Program  khusus kerjasama dengan kuota 1.095 orang  dan terealisasi 1.090 penerima atau sisa lima orang.

Program khusus Dinas Pendidikan Kaltim (SKOI dan D3 Kesehatan) target 3.047 orang dan terealisasi sebanyak 153 penerima tersisa 2.894 orang. Program masyarakat umum (online) sasaran 9.432 orang dan terealisasi 5.338 penerima atau sisa kuota  4.094 orang.

“Kami bersama Tim Seleksi Beasiswa Kaltim Cemerlang memberikan waktu untuk verifikasi tahap akhir hingga Desember tahun ini. Harapan, target atau kuota 50.274 orang terpenuhi, sehingga lanjut periode tahun berikutnya,” ujar Musyahrim.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Awang Faroek Ishak berkesempatan menyerahkan secara simbolis Beasiswa Kaltim Cemerlang tahap I kepada 18 penerima baik siswa SD, pelajar dan mahasiswa.

Juga diserahkan Sertifikat Lomba Keterampilan Siswa (LKS) pemenang tingkat Nasional tahun 2014. Rencananya pemenang tahun ini akan diuji dengan pemenang LKS 2013 dan pemenangnya akan mengikuti kompetisi Internasional di Brazil.

Termasuk penyerahan kembali mahasiswa penerima beasiswa perguruan tinggi dari Universitas Mulawarman berjumlah 4.246 orang, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STSIN) Samarinda 291 orang serta Unit Pelaksana Belajar Jarak jauh  Universitas Terbuka (UT)  bagi 911 orang.(yans/es/hmsprov).

///FOTO : Gubernur Kaltim, Dr H Awang Faroek Ishak menyerahkan beasiswa secara simbolis kepada sejumlah pelajar dan mahasiswa melalui program Beasiswa Kaltim Cemerlang 2014.(fajar/humasprov)


Pendapat Masyarakat  Soal Kaltim Cemerlang

            Program Beasiswa Kaltim Cemerlang (Cerdas, Merata, Prestasi Gemilang) yang telah belangsung dalam enam tahun terakhir, terus ditingkatkan baik dari segi jumlah pendanaan maupun penerima.

Dibawah kepemimpinan Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak,  periode 2008-2013 telah dikucurkan 187 ribu penerima dan untuk lima tahun ke depan ditargetkan bisa diberikan kepada 250 ribu penerima atau rata-rata 50 ribu penerima setiap tahun.

            Terkait dengan hal itu, berikut tanggapan dan harapan sejumlah masyarakat, terutama yang telah merasakan langsung manfaat beasiswa tersebut, sebagai upaya Pemprov Kaltim meningkatkan kualitas SDM yang berdaya saing tinggi.

Saya sangat terbantu dengan beasiswa melalui Program Kaltim Cemerlang. Apalgi saya telah mendapat bantuan ini dalam dua tahun terakhir, sebagai anak-cucu veteran. Kami sangat bersyukur telah menerima beasiswa pada tahun ini dan berharap bantuan itu akan terus bisa diterima oleh siswa/siswi Kaltim lainnya,  agar bisa sekolah dan dapat meraih apa yang kami cita-citakan.

Keinginan dan tekad Bapak Gubernur Awang Faroek Ishak untuk mewujudkan sumber daya manusia Kaltim yang berkualitas serta berdaya saing akan terwujud, seiring dengan  semangat para pelajar yang mendapat bantuan Beasiswa Kaltim Cemerlang.

Selain itu, Kaltim yang kaya sumber daya alam ini memerlukan orang-orang yang memiliki kemampuan dan keterampilan untuk mengelolanya. Karenanya, program Bapak Gubernur ini sangat baik.(yans/es/hmsprov)

///FOTO : Nadia Putri Puspitasari (Siswi SDN 002,  Aminah Syukur Samarinda)


Beasiswa Kaltim Cemerlang tentu sangat bermanfaat bagi saya dan pasti teman-teman saya yang juga menerima beasiswa ini. Apalagi, mahasiswa seperti saya yang tidak lagi bergantung kepada orang tua. Biaya kuliah, saya bayar dengan uang hasil kerja di salah satu mal di Samarinda.

Bantuan Beasiswa Kaltim Cemerlang yang diberikan Pemprov Kaltim setidaknya membantu saya untuk menyelesaikan pembayaran biaya kuliah. Dengan bantuan ini, maka saya bisa lebih fokus karena biaya kuliah sudah bisa diselesaikan.

Secara langsung beasiswa ini juga akan menjadi motivasi saya untuk segera menyelesaikan proses kuliahan dan berbakti kepada daerah ini sesuai kemampuan bidang yang saya miliki, seperti harapan Pak Gubernur agar setiap lulusan hendaknya mengabdikan diri untuk daerah ini. (sul/es/hmsprov).

///FOTO : Ade Indrayani (Mahasiswa STIKOM Samarinda)


Sejumlah pelajar yang menerima bantuan pendidikan melalui Program  Beasiswa Kaltim Cemerlang ini, sudah seharusnya  sangat bersyukur, karena sejak  pertama masa kepemimpinan Gubernur Awang Faroek Ishak hingga periode kedua, program ini terus dilanjutkan. Bahkan nilai dan jumlah penerima juga kian meningkat.

Menerima beasiswa melalui jalur program anak-cucu veteran, Adam merasa sangat beruntung bisa menikmati kepedulian pemerintah daerah. Karena masih banyak para pelajar Kaltim dan Kaltara yang mendambakan beasiswa  tersebut.

Adam sangat berharap program yang mampu meringankan pembiayaan pendidikan para pelajar di Kaltim ini terus dilaksanakan. Terutama dalam upaya meingkatkan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing di masa depan.

Apalagi, niat yang paling mendasar Gubernur Awang Faroek Ishak membuat kebijakan ini adalah untuk menciptakan sumber daya manusia daerah yang lebih  berkualitas yang mampu mengelola sumber daya alam secara baik guna memajukan daerah serta mewujudkan kesejahteraaan rakyat Kaltim.(yans/es/hmsprov).

///FOTO : Gusti Muhammad Adam (Siswa SMAN 16 Samarinda)


Orang tua saya tinggal di daerah pedalaman, di Kecamatan Muara Wahau, Kutai Timur. Kiriman orang tua tidak rutin saya terima. Selain jaraknya yang lumayan jauh ke Samarinda, orang tua saya juga bukan keluarga mampu. Sebagai anak saya bisa memahami kesulitan orang tua saya.

Karena itu, setelah mendengar adanya program Beasiswa Kaltim Cemerlang yang digagas Gubernur Awang Faroek Ishak ini, saya langsung aktif untuk mengurusnya. Puji Tuhan, kalau tidak salah, di kampus kami, ini yang kedua atau ketiga yang bisa kami terima. Beasiswa ini jelas sangat membantu saya. Karena itu, tidak ada kata lain selain ungkapan terima kasih yang tidak terhingga kepada gubernur dan jajarannya yang telah memberikan perhatian sangat tinggi untuk pembangunan sumber daya manusia di Kaltim.

Bantuan ini juga semakin menguatkan semangat saya untuk dapat memberikan bakti dan pengabdian untuk Kalimantan Timur setelah saya lulus nanti. (sul/es/hmsprov)    

///FOTO : Yuni Rohayati (Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Kristen Samarinda)


Riyasah Mahmudatin (Mahasiswi UWGM Samarinda)

Sebagai penerima Beasiswa Kaltim Cemerlang, Saya sangat bersyukur. Berkat program yang digulirkan Bapak Gubernur Awang Faroek Ishak, sehingga saya bisa melanjutkan pendidikan, sehingga mampu mendukung profesi saya sebagai. Guru pendidikan anak usia dini (PAUD) Tiara Pertiwi Kecamatan Loa Janan Kutai Kartanegara.

Melalui program tersebut, Riyasah  merasa sangat terbantu untuk mengurangi beban biaya selama menjalani pendidikan di Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda, jenjang strata satu.

Riyasah sangat bersyukur dan berterima kepada Gubernur Awang Faroek Ishak yang membuat terobosan untuk memajukan dunia pendidikan di daerah, melalui Beasiswa Kaltim Cemerlang.

Walaupun jumlah atau kuota yang diberikan setiap tahun masih terbatas jika dibandin dengan masyarakat Kaltim baik pelajar maupun mahasiswa yang berminat untuk memperoleh, beasiswa ini sangat  berarti.

Komitmen Gubernur Awang Faroek Ishak yang begitu tinggi harus dihargai seluruh masyarakat Kaltim. Terbukti periode 2009-2013 sekitar 187 ribu masyarakat menerima beasiswa berlanjut periode 2013-2018 sebanyak 250 ribu masyarakat akan menerima Beasiswa Kaltim Cemerlang.(yans/es/hmsprov)


KH M Anshari (Pengasuh Ponpes Al Husna Samarinda Seberang)

Saya sangat setuju dengan program Beasiswa Kaltim Cemerlang ini karena sangat menyentuh dan dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya para pelajar, mahasiswa dan para santri. Program ini insyaallah akan mencerdaskan generasi kita.

Bagaimana pun pendidikan itu harus tetap ditunjang dengan biaya. Itulah, maka menurut saya program ini sangat tepat. Apa sebab, santri pondok pesantren itu umumnya berasal dari keluarga miskin. Sedangkan tidak sedikit dari mereka sebenarnya cerdas. Tetapi mereka tidak dapat melanjutkan pendidikan lebih tinggi karena terkendala soal pembiayaan. Sebab itulah maka Beasiswa Kaltim Cemerlang ini sangat membantu santri-santri kami.

 Hanya saja, kami berharap agar di tahun-tahun mendatang akan lebih banyak santri kami yang bisa mendapatkan beasiswa ini. Sebab dari lebih 300 santri kami, hanya 15 santri yang mendapat bantuan ini. Mudah-mudahan ke depan bisa lebih banyak santri bisa menerima beasiswa ini. (sul/es/hmsprov)


Menjalani pendidikan sarjana di Fakultas Teknik Kimia Univesitas Gadjah Mada selama empat tahun, Pemprov Kaltim menjadi salah satu pihak yang berjasa terhadap keberhasilan Saya, melalui Program Beasiswa Kaltim Cemerlang.

Beasiswa yang diterima pada 2011-2013 secara langsung meringankan finansial keluarga. Bantuan dari Pemprov Kaltim mampu mendukung dalam pencapaian prestasi akademik maupun kompetisi di level nasional bahkan internasional.

Saya lebih giat dan semangat belajar, sehingga mampu meraih juara 2 Olimpiade Astronomi Tingkat Kota Samarinda dan  Top 7 Problem Solving Pengolahan Limbah Abu Batu Bara di PT Pupuk Kaltim yang diselenggarakan Badan Kejuruan Kimia Persatuan Insinyur Indonesia (BKKPII).

Prestasi lainnya adalah sebagai Top 20 Konferensi Ilmuwan Muda Indonesia diselenggarakan Universitas Indonesia serta juara 2 National Safety Competition 2013 diselenggarakan Universitas Gadjah Mada. Juara 4 Lomba Rancang Pabrik Tingkat Internasional diselenggarakan Institut Teknologi Bandung. Pada 19 Agustus lalu, Saya  sudah diwisuda bahkan mendapatkan peringkat ketiga terbaik untuk wisudawan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada tahun 2014 dengan IPK 3,9.

Sebagai bentuk rasa terimaksih kepada orang tua dan Pemprov Kaltim, khususnya Bapak Gubernur Awang Faroek Ishak, Saya  serius dan komitmen untuk mencapai prestasi terbaik, sehingga biaya yang dikeluarkan melalui program tersebut tidak sia-sia.

Guna mendukung program Pemprov Kaltim untuk menciptakan SDM berkualitas dan berdaya saing tinggi, Saya kini melanjutkan studi pascasarjana yang sudah dimulai bersamaan dengan semester 7 di jenjang sarjana. Dengan memilih studi Magister Teknik Kimia Universitas Gadjah Mada dan berharap tetap memperoleh Beasiswa Kaltim Cemerlang.(yans/hmsprov).

///FOTO : Hanif Rahmawan Sudibyo, (Mahasiswa UGM Yogjakarta)


Saya kira, jangan dinilai dari besaran bantuan dana pendidikan yang diberikan, melalui  program Beasiswa Kaltim Cemerlang. Namun bagi mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Samarinda bantuan pembiayaan tersebut sangat berarti.

Bahkan, bantuan dana dari Pemprov Kaltim dibawah kepemimpinan Gubernur Awang Faroek Ishak ini dinilai sangat strategis dalam memotivasi semangat belajar mahasiswa dan masyarakat Kaltim secara umum.

Secara berturut-turut dalam dua tahun,  mahasiswa semester V ini  telah menikmati keringanan biaya pendidikan melalui Program Beasiswa Kaltim Cemerlang dan berharap program ini terus berlanjut hingga ke jenjang pendidikan berikutnya.

Asri merasa yakin niat luhur Gubernur Awang Faroek Ishak ini akan dikabulkan Allah SWT dengan terciptanya SDM Kaltim yang berlualitas dan berdaya saing tinggi terutama dalam menghadapi era pasar bebas ke depan.(yans/es/hmsprov)

///FOTO : Amat Asrio Santoso Putra (Mahasiswa STIKOM Samarinda)


Beasiswa Kaltim Cemerlang ini sangat hebat menurut saya. Saya belum pernah mendengar di daerah mana pun ada gubernur yang memberikan beasiswa yang begitu besar. Ini menunjukkan visi yang tinggi seorang pemimpin akan masa depan daerahnya. Dia memiliki perhatian yang sangat luar biasa untuk daerahnya.

Bayangkan saja, 50.000 mahasiswa setiap tahun dan ratusan ribu beasiswa sebelumnya juga sudah dikeluarkan. Beliau itu memiliki pandangan yang sangat jauh ke depan, bahwa sumber daya manusia daerah ini harus maju, berkualitas dan berdaya saing. Tentu ini sangat luar biasa, agar kita memiliki terobosan penting agar tidak selalu mengandalkan kekuatan sumber daya alam tak terbarukan, tambang batu bara ataupun migas.

Jujur, saya baru tiga tahun melanjutkan kuliah di sini. Tetapi Kaltim, seperti sudah menjadi rumah sendiri bagi saya. Seperti harapan Pak Gubernur, jika pun saya lulus kuliah nanti, saya akan bekerja di Kaltim dan mengabdi untuk Kaltim. Apalagi, peluang kerja di Kaltim sangat terbuka seiring pertumbuhan ekonomi Kaltim yang sangat baik. (sul/es/hmsprov)

///FOTO : Albertini (Mahaiswa Sekolah Tinggi Agama Kristen Samarinda)

 

 

 

Berita Terkait
Government Public Relation