Gubernur: Terus Pertahankan Keamanan dan Kedamaian Kaltim

SAMARINDA – Kaltim merupakan salah satu provinsi yang kondusifitas daerah tetap terjaga dan terpelihara. Karenanya, peranan masyarakat melalui paguyuban maupun organisasi kemasyarakatan sangat diperlukan dengan dukungan semua pihak.
“Daerah kita ini terdapat berbagai suku dan etnis namun tetap terpelihara kondusifitasnya. Peran masyarakat sangat diperlukan dan saya berharap agar kondisi yang aman dan damai tetap terus dipertahankan,” harap Gubernur Awang Faroek Ishak saat menerima audiensi panitia Peringatan 100 Tahun Injil Masuk Toraja di Ruang Rapat Gubernur, Senin (1/4).
Menurut dia, saat ini banyak terbentuk organisasi kemasyarakatan berupa paguyuban-paguyuban maupun kerukunan warga yang mengarah pada kesukuan. Namun, keberagaman ini hendaknya menambah kekuatan dan semakin eratnya hubungan antar masyarakat.
Karena, keamanan dan kedamaian merupakan modal utama dalam kesuksesan pelaksanaan pembangunan. Sebab, pemerintah tidak akan dapat melaksanakan pembangunan kalau daerah dalam keadaan konflik.
Bahkan masyarakat tidak akan dapat melaksanakan aktivitas sehari-hari termasuk bekerja dengan tenang apabila kerusuhan terjadi di masyarakat.
“Karenanya, saya berharap agar Paguyuban Masyarakat Toraja melalui peringatan keagamaan maupun kesenian budaya asal daerah tetap memperhatikan kepentingan umum, sehingga ada semangat saling toleransi, menghargai serta menghormati suku lain sehingga Kaltim tetap aman dan damai,” ungkap Awang Faroek.
Sementara itu Ketua Panitia Peringatan 100 Tahun Injil Masuk Toraja DB Paranoan mengungkapkan telah melaksakana berbagai kegiatan dalam rangkaian peringatan keagamaan tersebut, diantaranya bhakti sosial dan pelayanan  kesehatan.
“Perigatan 100 tahun Injil Masuk Toraja tingkat provinsi akan dipusatkan di Stadion Sempaja Samarinda pada 1 Juni. Namun berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan telah dilaksanakan dengan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di berbagai daerah,”   ujar Paranoan.(yans/hmsprov).

////Foto : Gubernur Awang Faroek Ishak bersama jajaran panitia Peringatan 100 Tahun Injil Masuk Toraja.(johan/humasprov kaltim)


 

Berita Terkait
Government Public Relation