Gubernur Usul PEP Gabung Unmul

Gubernur dan Rektor Unmul Masjaya. (dok/humasprovkaltim)

SAMARINDA - Terhadap rencana pembangunan Politeknik Energi dan Pertambangan (PEP) di Samarinda yang awalnya direncanakan di kawasan eks lahan tambang batubara PT Insani Bara, Gubernur Isran Noor meminta jenjang pendidikan diploma tersebut digabung ke Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda.

Alasan Isran, selama ini Unmul sudah memiliki Program Studi D3 Teknik Pertambangan di Fakultas Teknik. Penggabungan itu menurut Isran, selain efesiensi sekaligus efektifitas (optimalisasi) prodi pertambangan yang sudah berjalan di Unmul.

Gubernur mengungkapkan semua pendidikan tinggi berada dibawah koordinasi Kemenristek Dikti bukan rektor lagi. "PEP gabung Unmul saja. Kan tinggal mengembangkan yang sudah ada. Kenapa harus bangun yang baru lagi," katanya.

Rencana pembangunan PEP berasal dari keinginan Kementerian ESDM agar daerah penghasil SDA berupa minyak, gas dan batu bara dibentuk politeknik sesuai sektornya. Kaltim termasuk satu dari 12 provinsi yang dibangunkan PEP oleh Kementerian ESDM dengan pembiayaan APBN senilai Rp500 miliar. (yans/sul/humasprov kaltim)

Berita Terkait