Guna Perkuatan Kinerja Penanggulangan Kebencanaan, Perlu Tambah Personel

dok.humaskaltim

BOGOR - Hal-hal penting yang perlu ditindaklanjuti pasca Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana di Bogor, 3-4 Februari 2020, antara lain peningkatan personel kebencanaan di provinsi maupun kabupaten dan kota.

"Personel kita masih kurang. Hanya sekitar 1.500 orang. Kemampuannya juga masih umum, belum banyak yang memiliki sertifikasi tehnis, baik nasional maupun internasional. Ini yang harus kita tingkatkan," kata Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim, Nazrin, Selasa (4/2/2020).

Sertifikasi tehnis itu misalnya kemampuan khusus dari staf BPBD dan para relawan dalam penanganan banjir, tanah longsor, kebakaran hutan atau kebakaran di permukiman.

Selain itu, perlu penguatan kelembagaan dari  badan kebencanaan di daerah-daerah. Penting pula agar setiap daerah memiliki badan yang khusus menangani kebencanaan.

"Tinggal Kabupaten Mahakam Ulu yang belum memiliki BPBD. Kami akan terus mendorong mereka segera membentuk BPBD agar jika terjadi bencana, penanganan bisa lebih mudah kita lakukan," tambah  Nazrin.

Soal anggaran perlu menjadi perhatian. Itu juga yang diingatkan Presiden Joko Widodo saat membuka rakornas tersebut.

Sarana prasarana dasar yang harus dilengkapi meliputi peralatan penunjang seperti alat komunikasi, kendaraan darat dan sungai, serta MCK dan kendaraan lapangan.

"Bencana belum tentu terjadi, tapi kita sudah penuh kesiapsiagaan ketika terjadi bencana. Siaga dari sisi anggaran, sarana prasarana, begitu juga sumber daya manusianya," beber Nazrin yang saat ini juga menjabat Kepala Biro Ekonomi Setdaprov Kaltim itu. 

Tak kalah penting, koordinasi dan kebersamaan antara pemerintah (pusat dan daerah hingga kecamatan, kelurahan dan desa),  dunia usaha dan masyarakat, terkhusus para relawan. (sul/her/yans/humasprovkaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation