Hadi Berharap Program Bapak Angkat Cabor Bisa Berlanjut

dok.humaskaltim

SAMARINDA - Wakil Gubernur Kaltim  H  Hadi Mulyadi  menegaskan pembinaan dan pelatihan kepada para atlet dalam berbagai cabang olahraga (Cabor), bukan semata tanggungjawab pemerintah daereh, tetapi perlu peran dan partisipasi seluruh komponen dan stakeholders termasuk pihak perusahaan swasta dan BUMN di Kaltim.  

Menurut  Hadi, program bapak angkat  bagi Cabor dari pihak perusahaaan swasta (perkebunan, pertambangan, industri kayu, perankan dan sektor lainnya) bisa diaktifkan  dan dilanjutkan. Program ini dapat membantu para atlet meraih prestasi dalam menghadapi event tingkat nasional maupun internasional.

“Program bapak angkat bagi cabor hendaknya diaktifkan lagi dan berlanjut. Karena prestasi olahraga tidak hanya di PON saja, ada banyak even lain yang membutuhkan pembinaan dan pembiayaan yang terus menerus dari pihak perusahaan,” kata  Hadi Mulyadi saat melepas PS Panajam Utama dari Penajam Psser Utara U-15 tahun dan U-17 tahun yang berlaga di Piala Suratin, di Ruang  Tepian 1 Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (4/2/2020).   

Melalui program bapak angkat Cabor ini, lanjut Hadi maka atlet-atlet di Kaltim bisa lebih serius dalam berlatih, termasuk seluruh pengurus cabang olahraga dapat memperhatikan kebutuhan yang diinginkan para atlet, sehingga prestasi yang diharapkan dapat terwujud,

“Kita minta perusahaan dapat  membantu Cabor dengan memberikan perhatian yang cukup bagi atlet dalam  melakukan pembinaan dan pelatihan secara baik dan benar.  Dimana prestasi tidak mungkin bisa dicapai secara tiba-tiba. Tetapi perlu proses yang panjang dan keseriusan  dan partisipasi semua pihak,” tandasnya.(mar/her/yans/humasprov kaltim).

Berita Terkait