Hadi : Pemimpin Jangan Cuma Duduk Manis

SAMARINDA - Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi menegaskan seorang pemimpin harus sering turun  ke lapangan untuk menyerap aspirasi masysrakat,  bertemu  langsung  dan tahu persis apa yang diinginkan masyarakat.

"Pemimpin itu tidak boleh hanya di kantor dan duduk manis di belakang meja, tetapi harus sering  mengunjungi masyarakat. Saya saja yang tiap hari turun ke masyarakat masih belum mampu menyerap semuanya. Belum tentu juga kita bisa menuntaskan seluruhnya. Tetapi terpenting, kita harus punya niat baik dan berupaya menyelesaikan sepenuh hati," kata   Hadi Mulyadi saat menjadi nara sumber Kuliah Super Politeknik Negeri Samarinda yang dilaksanakan di Auditorium Polnes, Sabtu (20/10).

Wagub Hadi Mulyadi   menegaskan  untuk melihat progres keberhasilan program pemprov di daerah,  seorang pemimpin baik bupati/walikota maupun  kepala organisasi perangkat daerah (OPD)  harus  rajin  turun ke lapangan. Bukan saja  untuk menyerap aspirasi masyarakat,  tetapi juga  untuk melihat langsung realisasi target program pada masing-masing OPD sangat penting, apakah sesuai laporan  bawahan atau tidak,

"Selain itu  juga dapat menyerap keluhan dan aspirasi masyarakat terkait program yang dilaksanakan apakah sudah sesuai dengan kebutuhan masyarakat atau tidak," jelas Hadi.

Menurutnya, seorang pemimpin maupun kepala  OPD di pemerintahan tugasnya adalah sebagai pelayan masyarakat bukan sebaliknya, sehingga apabila kinerja pegawai  tidak melaksanakan  tupoksinya sesuai apa yang diharapkan tentu masyarakat akan melakukan protes. Dan hal seperti ini harus segera diantisipasi. 

"Oleh karena itu, kepala OPD  memiliki tanggung jawab  yang besar untuk memperhatikan  semua program yang dilaksanakan dengan sering turun melakukan  peninjauan ke lapangan. Jangan hanya di belakang meja harus  pasang telinga, buka mata, dengarkan keluhan dan aspirasi masyarakat serta  segera tanggapi dan tinddaklanjuti," tegas Hadi mengingatkan. (mar/sul/ri/humasprov kaltim)

Berita Terkait