Hadiri Pengukuhan Kepala Perwakilan BI, Isran BerharapTerus Bangun Sinergi

Gubernur Kaltim H Isran Noor dan Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi menghadiri pengukuhan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kaltim

SAMARINDA - Gubernur Kaltim H Isran Noor dan Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi menghadiri pengukuhan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kaltim Tutuk SH Cahyono yang menggantikan Muhammad Nur.

Isran Noor mengharapkan bersama-sama membangun sinergi dan kerjasama yang lebih kuat dan harmonis, sehingga dapat merespon dan memecahkan berbagai persoalan serta tantangan terkait upaya peningkatan perekonomian daerah.

"Kita harapkan, Kepala Perwakilan BI Kaltim yang baru dapat memberikan kontribusi pada pencapaian kinerja perekonomian, mewujudkan stabilitas serta pertumbuhan ekonomi yang lebih baik, guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kaltim," kata Isran Noor, pada acara pengukuhan Kepala Perwakilan BI Kaltim, di Aula Maratua Lantai 4 Kantor BI Kaltim, Senin (16/09/2019).

Isran Noor berharap dibawah kepemimpinan Tutuk Cahyono dapat terus melakukan antisipasi bagaimana inflasi di Kaltim bisa dikendalikan dengan baik.

"Kondisi inflasi yang terkendali itu sangat bagus Terpenting jangan sampai menyamai pertumbuhan perekonomian yang dicapai Pemprov Kaltim," pesan Isran Noor.

Sementara Deputi Gubernur Bank Indonesia Sugeng mengatakan pada 11 Juli lalu di Jakarta, Gubernur Bank Indonesia telah melantik 46 pimpinan satuan kerja Bank Indonesia. Baik di kantor pusat, kantor perwakilan dalam negeri maupun luar negeri. Dari 46 pimpinan tersebut, salah satunya Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kaltim yang dijabat Tutuk SH Cahyono.

"Pergantian pimpinan kantor perwakilan bank Indonesia termasuk Provinsi Kaltim merupakan langkah penting dan strategis. Ini merupakan bagian dari transformasi organisasi di Bank Indonesia dalam menghadapi tantangan yang cukup berat, sehingga kami memerlukan perubahan di dalam Bank Indonesia," kata Sugeng.

Dalam pergantian visi baru yaitu Bank Indonesia menjadi bank sentral yang berkontribusi nyata di dalam perekonomian nasional. Menjadi yang terbaik di antara negara emerging markets. 

"Ini satu tantangan yang cukup berat. Guna mengakselerasi pencapaian visi tersebut Bank Indonesia melakukan penguatan peran kantor perwakilan di daerah secara tepat. Sehingga mampu mengikuti dinamika perkembangan dan tantangan di masing-masing wilayah," ungkap Sugeng. (mar/her/yans/humasprovkaltim)

Berita Terkait