Hadiri RDM Bali, Gubernur Jajaki Kerjasama Kaltim - Belgia


DENPASAR - Setelah tahun lalu berlangsung di Bintan Provinsi Kepulauan Riau, gelaran Regional Diplomatic Meeting (RDM) 2018 tahun ini dilaksanakan  di The Stones, Provinsi Bali pada 7 sampai dengan 9 Desember 2018.

Regional Diplomatic Meeting (RDM) yang dibuka oleh Ketua DPD-RI Oesman Sapta (7/12), merupakan kegiatan mempertemukan antara kebutuhan daerah dalam bidang investasi dan non investasi dengan pihak luar negeri yang difasilitasi oleh Anggota DPD RI. Dengan kata lain, merupakan  komitmen Dewan Perwakilan Daerah (DPD) untuk membangun peluang investasi bagi daerah.

Kalimantan Timur turut mengambil bagian dalam kegiatan tersebut, dan sore tadi one on one teragenda antara Duta Besar Kerajaan Belgia Stephane De Loecker dengan Gubernur Kalimantan Timur Dr. H. Isran Noor didampingi oleh Kabid Promosi dan Penanaman Modal Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Kaltim, Restiawan Baihaqi, ST dan Dirut Perusda MBS  Agus Dwitarto.

Selain sama-sama memperkenalkan potensi daerah masing-masing, one on one antara Belgia dan Kaltim juga menghasilkan kesepakatan penjajakan yang akan dikerjasamakan khususnya di bidang kesehatan, teknologi, lingkungan hidup, dan infrastruktur.

1232

“Saya menyambut baik tawaran peluang-peluang baru yang akan dikerjasamakan antara Belgia dan Kaltim, dan segera ditindaklanjuti oleh tim teknis masing-masing daerah. Saya berharap DPR RI  terus menjembatani kepentingan antara daerah dan negara sahabat,” ujar Gubernur Kalimantan Timur usai pertemuan yang berlangsung hampir setengah jam ini.

Untuk melengkapi RDM yang sedianya berlangsung selama 3 hari, DPMPTSP sesuai dengan himbauan panitia juga melengkapi informasi unggulan Kaltim dengan menggelar booth kecil, salah satunya dengan mempertunjukkan potensi Kawasan Strategis Pusat Pertumbuhan Ekonomi di Kalimantan Timur.  (inni/sul/humasprov kaltim)

Berita Terkait