Hari UMKM Nasional, Meiliana : Harus Lebih Optimis

Hj Meiliana nampak bangga melihat hasil produk UMKM. Optimis produk UMKM Kaltim mampu bersaing di pasar global. (yuvita/humasprov)

SAMARINDA - Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Hj Meiliana mengajak para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) optimis menyongsong era persaingan bebas saat ini. Pelaku UMKM harus terus membangun optimisme untuk tumbuh dan berkembang menjadi pelaku usaha yang bergerak dengan tren yang selalu positif.

“Harapan saya akan semakin banyak usaha mikro berkembang menjadi usaha kecil dan semakin banyak usaha kecil naik kelas menjadi usaha menengah. Kemudian yang tadinya pelaku usaha menengah akan sukses menjadi pengusaha besar. Begitu seterusnya,” kata Meiliana saat membuka Hari UMKM Nasional yang digelar di Mall Plaza Mulia Samarinda, Jumat (10/8). 

Bergairahnya para pelaku UMKM ini sangat membahagiakan, mengingat dalam rencana pembangunan jangka panjang dan menengah (RPJMD) 2013-2018, Pemprov Kaltim menargetkan tumbuhnya 10 ribu UMKM baru yang pelaksanaannya dibagi ke sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). 

“Saya sangat gembira karena berdasarkan laporan staf kami, target tersebut akan tuntas pada akhir tahun. Semoga peringatan hari UMKM Nasional ini akan lebih memacu semangat untuk dapat membangun UMKM kita menjadi lebih berdaya saing tinggi dan berkualitas,” tutur Meiliana. 

UMKM, lanjut dia, telah menjadi pilar peningkatan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar global sehingga bangsa Indonesia bisa maju dan bangkit. Pelaku UMKM juga harus melengkapi diri dengan kemampuan manajemen keuangan yang baik seperti melakukan pembukuan atau pencatatan menyusun neraca dan laporan rugi dan laba agar usaha yang dikembangkan benar-benar bisa dikelola dengan professional. 

Ketua Panitia Hari UMKM Nasional mengatakan kegiatan ini diprakarsai oleh komunitas-komunitas UMKM di Kaltim. Yakni Gerakan Ekonomi Kreatif, Gerakan Kewirausahaan Nasional, Forum Kewirausahaan Pemuda, Kreatif Ekonomi Network, Desainer Visual Samarinda, dan Komunitas Buka Lapak, serta dari kalangan mahasiswa dari Student Center Enterpreneur Community. 

Ada pula dari lembaga pengembangan UKM baik nasional dan lolal seperti Bisnis Development Servis Provider (BDS). Kemudian dari rumah kreatif BUMN dari Telkom (RKB), ada pusat pelayanan usaha terpadu, dan klinik bisnis dari Disperindagkop Provinsi. 

“Tujuan kegiatan ini untuk memajukan UMKM baik dari usaha maupun peran serta dalam membangun Kalimantan Timur. Jadi kami harapkan sesuai dengan peringatan hari UMKM bahwa UKM kuat bangsa berdaulat. Artinya, kami selaku pelaku UMKM juga bisa mandiri,” tutup dia. (yuv/sul/humasprovkaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation