Harmonisasi Wujudkan Kesejahteraan Rakyat

Halal bi Halal Paguyuban SKPD Pemprov Kaltim 

SAMARINDA-Forum silaturrahmi dan halal bi halal paguyuban SKPD Pemprov Kaltim dan satuan kerja kementerian/lembaga non kementerian yang digelar Rabu (1/10) malam diharapkan bisa menjadi momentum untuk meningkatkan harmonisasi dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Harmonisasi itu juga diharapkan memacu peningkatan kinerja aparatur pemerintah sesuai profesi masing-masing, baik pegawai daerah maupun pegawai pusat yang menjalankan tugas di daerah.

“Pegawai di lingkungan Pemprov Kaltim dan kementerian/lembaga non kementerian harus terus meningkatkan kerekatan dan harmonisasi untuk bersama-sama membangun daerah ini," kata Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak di tengah acara tersebut.

Halal bihalal semacam ini ujar Gubernur, harus mampu membangkitkan kepedulian, dedikasi dan kinerja sesuai dengan kewajiban dan bidang tugas masing-masing. Apalagi, saat ini negara berada pada masa-masa yang menentukan bagi perjalanan kehidupan berbangsa dan bernegara yang harus dihadapi dan sikapi dengan baik.

Tidak lama lagi akan terjadi pergantian kepemimpinan nasional hasil Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, 9 Juli 2014 lalu. Selain itu, tantangan masa kini dan masa depan sudah menunggu antara lain membangun pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, pemerataan pembangunan, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), ketahanan dan kemandirian pangan dan energi, perbaikan lingkungan hidup, pemberantasan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), pelayanan publik dan reformasi birokrasi, pengentasan kemiskinan dan daya saing global.

”Bagi Kaltim bagaimana pembangunan dapat dilaksanakan sesuai visi Kaltim Maju 2018, yakni mewujudkan Kaltim sejahtera yang merata, berkeadilan berbasis agroindustri dan energi ramah lingkungan dan dilanjutkan dengan misi yang dijalankan, yaitu mewujudkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Kaltim yang mandiri dan berdaya saing tinggi, ekonomi kerakyatan berbasis SDA dan energi terbarukan serta mewujudkan infrastruktur dasar yang berkualitas bagi masyarakat secara merata,” jelasnya.

Pada bagian lain Gubernur juga menyinggung tentang Masyarakat Ekonomi ASEAN (ASEAN Community) 2015 yang merupakan peluang sekaligus juga tantangan, hingga pentingnya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

”Meski tugas, tanggung jawab dan tantangan yang kita hadapi akan semakin banyak dan beragam, namun semangat pengabdian kita tidak boleh turun,” tegas Awang.  (jay/sul/hmsprov)

Berita Terkait