Harus Bangga Jadi Orang Kaltim

SAMARINDA-Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak mengatakan, Kaltim mampu berkembang dan maju pesat jika kedamaian dan ketentraman antar masyarakat bisa diciptakan dengan baik lebih terpenting lagi harus bangga menjadi orang Kaltim.
 “Boleh ada paguyuban tetapi kalau sudah berada di Kaltim tidak boleh menonjolkan kesukuan.Kalau kita bisa hidup berdampingan akan mampu terciptanya suasana rukun dan damai, " kata Gubernur Awang Faroek Ishak pada peringatan Hari Keluarga ke XX tingkat Kaltim di Tenggarong, Jumat (4/10).  
Selain itu, Awang Faroek meminta agar peribahasa “Dimana Bumi Dipijak Disitu Langit Dijunjung” agar terus dipahami dan dilaksanakan oleh paguyuban  yang ada di Kaltim.Dijelaskan, saat ini banyak berdiri perkumpulan dan paguyuban kedaerahan, tetapi hendaknya jangan menonjolkan kesukuan.
Namun Paguyuban dan perkumpulan itu bermanfaat untuk membantu pemerintah menciptakan kedamaian dan membantu menyukseskan program-program pembangunan pemerintah untuk menciptakan manusia yang cerdas. Karena membangun Kaltim untuk semua tidak membedakan bedakan agama suku agama dan politik. “Mari kita bersama-sama melaksanakan
“Membangun Kaltim Untuk Semua”. Karena dalam slogan itu pembangunan dilaksanakan tidak memandang suku, bangsa dan agama, tetapi dilakukan secara adil dan merata untuk rakyat Kaltim,”ujarnya.
Dengan adanya Paguyuban dan perkumpulan kedaerahan itu harus membantu warganya yang masih menganggur dan miskin untuk dicarikan pekerjaan. Paguyuban jangan berpolitik."Kalau jika ada masalah, lihat dulu masalahnya dan  Paguyuban harus membantu mendamaikan, jika tidak bisa didamaikan, maka lanjutkan dengan proses hukum," ujarnya.
Dia juga berharap, agar para paguyuban ang berada di Kaltim turut menyumbangkan pemikiran dan membantu bagaimana agar Kaltim dapat lebih makmur, sejahtera, rukun dan damai.(sar/hmsprov).
 

Berita Terkait