Haryanto : Jangan Lupakan Sejarah

*Soal Penggantian Nama Bandara Sepinggan

 

SAMARINDA- Nama Bandara Internasional Sepinggan Balikpapan akan diganti menjadi Bandara Internasional Sri Sultan Adji Mohammad Sulaiman. Menurut mantan Sekda Kutai Kartanegara (Kukar) Haryanto Bachroel ketika dikonfirmasi, Sabtu (9/2), usulan yang disampaikan melalui Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek tersebut adalah bentuk agar masyarakat Kaltim tidak melupakan sejarah, sehingga harus mengetahui sejarah dari kesultanan Kutai di daerah ini.

Dijelaskan, Adji Mohammad Sulaiman Al Adil Chalifatul Mukmin adalah Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke XVIII yang memerintah sejak 1850-1899. Di mana pada 1889 menandatangani kontrak penambangan minyak bumi dengan pengusaha Belanda yang dikerjakan oleh BPM saat itu di daerah Balikpapan, Samboja dan Sanga Sanga. Sejak itu, Balikpapan mulai berkembang pembangunannya.

Sejalan dengan perkembangan kota dan perusahaan diperlukan lapangan terbang, baik untuk bisnis maupun pertahanan, sehingga dibangunlah lapangan terbang di Dusun Sepinggan yang saat ini telah berkembang menjadi Bandar Udara

Internasional Sepinggan.

Sudah tentu pembangunan lapangan terbang itu dibangun setelah mendapat persetujuan dan ijin Sultan Kutai, karena Balikpapan masuk dalam wilayah Kesultanan Kutai atau Kerajaan yang ada sejak berabad-abad yang lalu sampai dengan 1960 masih merupakan kesultanan dalam bentuk Daerah Istimewa Kutai. Setelah itu, baru keraton tidak lagi sebagai pusat pemerintahan.(jay/hmsprov)

Foto:  Haryanto Bachroel

Berita Terkait
Government Public Relation