Haskoning Indonesia Siap Tangani Banjir Samarinda

Kepala Bappeda Kaltim, sekaligus Pj Walikota Samarinda Zairin Zain dan Kepala Dinas PUPR dan Pera Kaltim HM Taufik Fauzi bersama manajemen PT Haskoning Indonesia. Mencari cara terbaik mengatasi banjir di ibukota provinsi Kalimantan Timur. (umar/humasprov)

 

SAMARINDA - Berbagai usaha dilakukan Pemprov Kaltim dalam upaya penanganan banjir di Kota Samarinda. Senin (19/2) kemarin, pemprov   mengundang  PT Haskoning Indonesia untuk memresentasikan berbagai upaya dan metode untuk mengurangi permasalahan banjir di ibukota provinsi Kaltim ini. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang  dan Perumahan Rakyat Ir HM Taufik Fauzi mengatakan PT Haskoning Indonesia merupakan konsultan yang telah berkarya di Indonesia lebih dari 40 tahun. Perusahaan tersebut merupakan bagian dari Royal Haskoning DHV Group yang berkantor pusat di Belanda dan telah berumur lebih dari 135 tahun.   

 

Presentasi disampaikan  Director  Water Indonesia Mr Marco Piet dan Associate Director Water Indonesian Mr Hille Komp untuk pengendalian banjir di Kota Samarinda ini selanjutnya akan dilaporkan kepada Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak. "Nanti akan langsung kita teruskan ke Pak Gubernur," ujar Taufik Fauzi saat membuka presentasi yang dilaksanakan di ruang Tenguyun, lantai 4 Kantor Gubernur Kaltim, Senin (19/2). 

 

Kepala  Badan Perencanaan  Pembangunan  Daerah (Bappeda) Provinsi Kaltim  Ir H Zairin Zain  yang juga  Pj Walikota Samarinda mengaku akan fokus dalam penanganan banjir. Sebab sebelumnya kata Zairin, sudah banyak rencana dibuat, tetapi dana tidak cukup tersedia, sehingga program tidak bisa dilaksanakan. Diharapkan dengan kehadiran PT Haskoning Indonesia kerja sama dengan investor bisa diwujudkan untuk penanggulangan banjir ini. "Kunci utamanya harus fokus. Kalau tidak fokus maka penanganan banjir tidak akan pernah terselesaikan. Kita akan maksimalkan dana yang sedikit ini," ungkap Zairin Zain.    

 

Dua nara sumber, Director Water Indonesia Mr Marco Piet dan Associate Directur Water Indonesia  Mr Hille Komp menyampaikan paparan pengalaman yang sudah mereka lakukan di beberapa daerah di Indonesia. "Kami menangani segala aspek  yang berhubungan dengan air. Penanganan banjir, penyediaan air minum, pengembangan sanitasi,  air limbah dan  hydro power.  Kami juga berpengalaman dengan urusan building, maritime dan aviation, transport dan planning," beber Hille Komp.

 

Saat presentasi juga dilakukan tanya jawab berbagai permasalahan penanganan banjir di Kota Samarinda dari peserta presentasi yang dihadiri Asisten II Sekot Samarinda, Kepala Bappeda Samarinda,  Balai Wilayah Sungai Kalimantan III dan undangan lainnya. (mar/sul/humasprov) 

Berita Terkait