Hati-Hati Pak Jokowi

Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Indonesia Maju Pemerintah Pusat dan Forkopimda di Sentul International Convention Center (SICC) Bogor (samsul/humasprovkaltim)

JAKARTA - Dari arena Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Indonesia Maju Pemerintah Pusat dan Forkopimda di Sentul International Convention Center (SICC) Bogor, Rabu (13/11/2019), Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan potensi resesi ekonomi dunia dalam beberapa waktu ke depan. 

Pesan ini disampaikan Presiden Joko Widodo agar semua komponen bangsa, baik pusat maupun daerah solid mendukung rencana besar visi Indonesia Maju agar bangsa ini kokoh menghadapi situasi apapun dalam persaingan ekonomi global.

"Hati-hati Pak Jokowi. Dunia masih sulit," kata Jokowi menirukan ucapan Direktur Bank Dunia saat bertemu dirinya beberapa waktu lalu.

Pesan yang sama juga diterima Presiden Jokowi dari pejabat IMF. "Tahun depan kata mereka, bisa jadi akan lebih sulit," tiru Jokowi lagi. Sebab itu, kata Jokowi, kita patut bersyukur karena pertumbuhan ekonomi Indonesia masih berada di atas 5 persen. 

Rapat ini menurut Jokowi sangat penting agar bangsa ini solid dan kokoh. Bahaya lain yang menurut Jokowi harus diantisipasi adalah perubahan interaksi sosial yang luar biasa.

"Maka hati-hati menghadapi masalah sekecil apapun. Jangan anggap enteng. Karena seringkali malah jadi masalah besar," pesan Jokowi. Dia mencontohkan Hongkong. Negara yang sebelumnya kuat secara ekonomi, sekarang justru mendekati jurang resesi. "Gara-gara demo sudah hampir lima bulan," sebut Jokowi.

Sejumlah negara juga menghadapi masalah yang sama. Salah satunya Bolivia yang kisruh karena perselisihan pemilu yang tidak ditangani dengan baik.

Gubernur Kaltim H Isran Noor hadir dalam Rakornas Indonesia Maju bersama Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK. Keduanya juga menampakkan keakraban seperti dipesankan oleh Presiden Jokowi.

Hadir selaku tuan rumah acara, Mendagri Tito Karnavian dan para menteri Kabinet Indonesia Maju, Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, Ketua KPK dan para gubernur dan bupati/walikota se-Indonesia. (sul/her/yans/humasprovkaltim)

Berita Terkait