Hidayatullah Berkembang Secara Nasional

Wapres Buka Munas IV Hidayatullah Balikpapan

BALIKPAPAN - Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI) Dr H Muhammad Jusuf Kalla, mengatakan Hidayatullah tumbuh dan berkembang lebih cepat dibandingkan organisasi lainnya di Indonesia. Dalam waktu kurang lebih 20 tahun Hidayatullah sudah berkembang menjadi organisasi nasional yang kiprahnya tidak diragukan lagi.

"Banyak perkembangan dan kemajuan yang dilakukan oleh Hidayatullah, bukan hanya di pesantren Hidayatullah Gunung Tembak tetapi di seluruh Indonesia," kata Jusuf Kalla saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) IV Hidayatullah yang ditandai dengan pemukulan beduk di Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak Balikpapan,  Sabtu (7/11).

Dalam berkiprah dan beramal, Hidayatullah selalu mendapatkan tempat dan dengan dakwah yang baik Hidayatullah selalu diterima dan mendapatkan dukungan dari seluruh masyarakat.

Karena itu, kata Wapres, kita harus bersyukur atas kiprah dan amal ibadah yang telah dilakukan oleh Hidayatullah selama ini. Dan juga kepada seluruh pengurus, pimpinan, da’i maupun seluruh masyarakat yang terus memberi dukungan kepada Hidayatullah.

Di Indonesia, lanjut Wapres, ada berbagai macam organisasi dakwah yang besar dan telah berkiprah lebih dari seratus tahun seperti Nahdhatul Ulama serta Muhammadiyah untuk memberikan warna tersendiri dalam Islam di Indonesia.

Begitu juga organisasi Islam yang tumbuh dan lahir di daerah seperti di Sumatera Utara ada al-Washilah, di Jawa Barat ada Persis, di Sulawesi Selatan ada Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia dan Hubul Wathon di Sulawaesi Tengah ada al-Khairot dan masih banyak yang lainnya.  

Wapres berharap setelah memberikan saham yang besar untuk kemajuan dan dakwah Islam di negeri ini dan mudah-mudahan dengan Munas ini memberikan evaluasi terkait dengan rencana ke depan untuk bekerja dan berdakwah lebih baik lagi bagi bangsa.  

Sementara Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak mengatakan, visi pembangunan melalui Program ”Kaltim Maju 2018” adalah Mewujudkan Kaltim Sejahtera yang Merata, Berkeadilan Berbasis Agroindustri dan Energi Ramah Lingkungan. Sejalan dengan visi itu, maka partisipasi semua komponen di dalam masyarakat terhadap pembangunan, khususnya pada bidang keagamaan sangat diperlukan.

Gubernur juga mengatakan, visi Hidayatullah untuk pembangunan pendidikan dan pembinaan umat juga patut didukung.

"Selama ini Hidayatullah telah membuktikan diri dengan kerja kerasnya untuk mengembangkan pemikiran dalam rangka pembangunan dan pembinaan umat," kata Awang Faroek.

Pemprov juga merasa bangga, karena pembangunan bidang keagamaan di Kaltim, terutama yang dimotori oleh para alim ulama, berkembang dengan baik. Pemprov Kaltim meyakini, melalui dukungan para alim ulama, Kaltim yang beragam suku bangsa dan agama ini, ke depan semakin maju dan mencapai kejayaan  menjadi provinsi yang sejajar dengan provinsi lain yang sudah maju dan sejahtera.

"Hidayatullah adalah salah satu organisasi keagamaan terbesar di Tanah Air yang mempunyai karakteristiknya sendiri. Semoga melalui Hidayatullah, maka akan dapat dilahirkan insan-insan yang unggul dan berakhlak mulia, yaitu insan-insan yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT. Berguna bagi masyarakat, bangsa dan negara," paparnya. (mar/sul/hmsporv)

//Foto: DIDUKUNG. Gubernur Awang Faroek Ishak menyambut kedatangan Wakil Presiden Dr H Muhammad Jusuf Kalla. (johan/humasprov kaltim).

 

Berita Terkait
Government Public Relation