Kalimantan Timur
Hingga Maret 2016
SAMARINDA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI memberikan apresiasi terhadap kinerja Pemprov Kaltim dalam realisasi penyerapan anggaran APBN hingga Maret 2016. Serapan APBN tahun ini lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu. "Dana yang terealisasi pada Maret 2016 sebesar Rp0,8 Triliun atau 11,03 persen dari total pagu DIPA. Tingkat serapan itu sedikit lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun lalu. Ini merupakan kinerja yang cukup bagus diawal tahun ini," kata Haryana Sekretaris Ditjen Perbendaharaan Kemenkeu RI pada Seminar Kebijakan Fiskal 2016 di Hotel Bumi Senyiur Samarinda, Rabu (20/4). Dalam pencapaian kinerja ini, Kementerian Keuangan berharap realisasi penyerapan APBN dapat ditingkatkan pada kwartal berikutnya. "Upayakan terealisasi penyerapannya sehingga mekanisme pencairan anggaran tidak menumpuk di akhir tahun anggaran," katanya. Lebih lanjut, Haryana mengimbau agar Pemprov Kaltim segera melakukan pembelanjaan anggaran agar dapat memberikan efek yang positif kepada masyarakat dalam pembangunan di Kaltim. "Segera belanjakan terutama pada belanja modal sehingga infrastruktur dan ekonomi dapat tumbuh degan lebih baik. Biasanya belanja dilakukan di akhir tahun. Itu kurang bagus untuk mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi," kata Haryana. Sementara itu, Plh Kepala Biro Ekonomi Setdaprov Kaltim Ary Kristanto mengatakan bahwa Pemprov Kaltim terus berupaya untuk meningkatkan realisasi penyerapan anggaran baik dari APBD maupun APBN agar dapat bermanfaat bagi pembangunan di Kaltim. "Kebersamaan menjadi salah satu faktor kunci keberhasilan pembangunan di Kaltim. Kami akan terus berusaha meningkatkan realisasi penyerapan anggaran agar memberi manfaat maksimal untuk pembangunan daerah ini," katanya. (rus/sul/humasprov
Berita Terkait