HSPN Momen Kebangkitan Olahraga di Kaltim

SAMARINDA-Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak merasa bersyukur Kaltim dipercaya sebagai tuan rumah even nasional Jambore Pemuda Indonesia (JPI) 2013 dan Peringatan Hari Sumpah Pemuda Nasional (HSPN) ke-85.

Kepercayaan itu, tentunya dimanfaatkan sebaik-baiknya agar berjalan sukses.

“Sukses kegiatan ini tentunya berkat kerjasama yang baik antara panitia pusat dan daerah. Saya berharap JPI 2013 dan HSPN ke-58 memberi kesan mendalam bagi seluruh peserta ketika pulang ke daerah masing-masing,” kata Gubernur Awang Faroek Ishak saat menggelar jumpa pers di Komplek Stadion Utama Palaran, Senin (28/10).

Peringatan sumpah pemuda kali ini, merupakan kebangkitan olahraga di Kaltim, seiring dengan kemampuan Kaltim yang memiliki fasilitas berupa Stadion Olahraga megah yang rencananya sebagai salah satu tempat pertandingan sepak bola Liga Indonesia dan pemusatan latihan bagi kesebelasan binaan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

“Kaltim tentunya siap menjadi tuan rumah Pelatnas PSSI karena dukungan fasilitas sangat lengkap, termasuk berbagai petandingan skala nasional dan internasional,” ujarnya.

Selain itu, Kaltim juga akan meningkatkan kapasitas Sekolah Khusus Olahraga Internasional (SKOI), jika tahun lalu hanya menampung 120 siswa. Tahun ini akan ditingkatkan menjadi 500 siswa. Tujuannya untuk mempersiapkan atlet untuk seluruh cabang olahraga pada PON XVIIII di Jawa Barat. Dengan target memperebut tiga besar atau minimal mempertahankan posisi lima atau terbaik di luar Pulau Jawa..

"Kami juga mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas, dengan mengajak pemuda Kaltim memanfaatkan fasilitas pendidikan dalam Program Kaltim Cemerlang, dengan tujuan memenangkan persaingan, seiring dengan pemberlakuan pasar bebas Asean pada 2015,” ungkapnya.

Pembukaan JPI 2013 dan Puncak HSPN ke-85 dihibur Marching Band dari LNG Kaltim dan defile peserta dari 34 provinsi dan empat negara serta tarian massal yang berjudul “Satu Indonesiaku dan Indonesiku Kita” Sanggar Tari Seraung yang melibatkan ratusan penari yang mengambarkan tentang kehidupan berbangsa dan bernegara yang damai dan sejahtera di Indonesia yang dilandasi persatuan dan kesatuan, sebagaimana Sumpah Palapa yang dikumandangkan Patih Gajah Mada yang membuat decak kagum para ribuan penonton yang menyaksikan pembukaan tersebut. (timhumas/hmsprov)

Berita Terkait